Arsip

Karhutla “Mengamuk” di Lintang Batang, Rumah Sukandar Tinggal Puing 

Sukandar menatap puing-puing rumahnya yang luluh lantak terkena Karhutla di Dusun Lintang Batang, Kecamatan Sungai Ambawang. Foto: ruai.tv/dok

KUBU RAYA, RUAI.TV – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat yang melanda kawasan Dusun Lintang Batang, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, telah berlangsung berhari-hari. Tim Ruai TV yang melakukan peliputan langsung, Senin (31/08/2026) menjumpai seorang warga yang terdampak langsung karena rumahnya telah menjadi puing. 

Rumah milik Sukandar, pekerja di SPBU Lintang Batang, terlihat tinggal puing arang. Kediaman berukuran 4 kali 4 meter itu hanya terpaut sekitar 50 meter dari pinggir jalan utama. Dusun ini berada di pinggir jalan trans Kalimantan, yang terhubung ke Kabupaten Sanggau dan juga negeri Jiran, Malaysia. 

Baca juga: 

Advertisement

Netizen Msia “Semprot” RI Soal Kabut Asap: Tetangga Macam Apa Anda! 

“Kejadiannya sebenarnya apinya sudah lama. Udah dua hari yang lalu. Jauh dari kampung Lintang Batang. Namun karena cepatnya waktu, cepatnya api, sejalan dengan ini udara dibawa oleh angin ke arah Timur,” tutur Sukandar kepada Ruai TV. 

Dia menyebut, asal api dari wilayah dusun tetangga, yakni Dusun Re’es, yang letaknya di sisi Barat Dusun Lintang Batang. Karhutla di wilayah itu sudah terjadi sejak dua hari sebelumnya sekitar sore hari pukul 18.00 WIB. 

Karhutla mengamuk tak terkendali, hingga Minggu (30/08/2026), semakin mendekati pemukiman warga di Lintang Batang. Rumah Sukandar habis dilalap api, hanya menyisakan puing-puing kayu dan peralatan rumah tangga yang hangus. 

Baca juga: 

Apa Arti PM2.5? Debu Karhutla Tak Bisa Disaring Bulu Hidung Manusia!

Barang yang sempat diselamatkan hanya berupa tempat tidur dan pakaian. Sementara surat menyurat penting dan perabot rumah tangga ikut terbakar. Untuk sementara, Sukandar mengungsi di rumah adiknya. 

Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Daniel, ditemui di lokasi kejadian, menyebut, sesuai arahan Gubernur Kalbar, fokus Satgas Darat dan Udara saat ini dikerahkan ke Dusun Lintang Batang.

“Hari ini semua fokus operasi pemadaman di tempat ini. Juga ada rekan-rekan dari Basarnas yang siap melakukan evakuasi bilamana ada warga yang memang harus kita evakuasi dari perkampungan ini, kita tempatkan di tempat yang aman,” ujar Daniel.

Baca juga: 

Masuk Zona Hitam, Kualitas Udara 29 Agustus 2026 Kritis!

BPBD menghadapi kendala jarak pandang (visibility) yang sangat terbatas untuk mengerahkan armada helikopter. Jika jarak pandang sudah memadai, operasi water bombing rencananya agak disegerakan. 

Tak hanya korban kehilangan tempat tinggal. Karhutla di Lintang Batang menambah pekatnya kabut asap. Beberapa relawan dan warga harus menjalani perawatan darurat karena terpapar asap tebal. (red/tim)

Advertisement