Arsip

PLN Percepat Pemulihan Listrik Korban Gempa Flores Jelang HUT Ke-81 RI

Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri bersama General Manager PLN UID Unit Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin menginspeksi sistem kelistrikan di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (13/8).(Foto/Humas PLN)

JAKARTA, RUAI.TV – PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan pascagempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik menjelang peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memantau langsung proses pemulihan dari Posko PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, Sabtu (15/8) malam.

Pemantauan tersebut juga terhubung secara daring dengan jajaran direksi yang berada di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat.

Advertisement

PLN menempatkan pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak gempa sebagai salah satu prioritas utama. Begitu gempa terjadi, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap infrastruktur yang mengalami gangguan.

Darmawan menegaskan, tim PLN bergerak tanpa menunggu untuk mempercepat penanganan pada seluruh fasilitas yang terdampak.

“Begitu gempa terjadi, tim PLN langsung bergerak. Pemulihan terus kami kejar dan sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan,” kata Darmawan.

PLN terus melanjutkan proses penormalan pasokan listrik secara bertahap hingga seluruh pelanggan kembali memperoleh layanan secara optimal. Upaya tersebut mencakup perbaikan gardu induk, jaringan distribusi, serta berbagai fasilitas penunjang kelistrikan lainnya.

Dalam proses penanganan, PLN menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sinergi antarlembaga tersebut bertujuan mempercepat pemulihan pada sejumlah wilayah yang masih menghadapi kendala akses akibat dampak gempa.

Selain memulihkan jaringan di Flores, PLN juga menjaga kesiapan sistem kelistrikan nasional menjelang peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Sejak awal Agustus, perusahaan telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, jaringan distribusi, hingga seluruh jalur yang berkaitan dengan lokasi kegiatan.

“Kami mengerahkan seluruh kekuatan untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar,” ujar Darmawan.

Secara nasional, PLN memproyeksikan beban puncak pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW), sementara daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW. Kondisi tersebut menyediakan cadangan daya sebesar 9 GW atau sekitar 21,1 persen.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, PLN menurunkan lebih dari 45 ribu personel pada 2.275 titik siaga yang tersebar di seluruh Indonesia.

PLN juga menyiapkan 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.286 unit gardu bergerak, 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 sepeda motor operasional.

“Seluruh unit PLN saat ini berada dalam status siaga penuh. Semua personel bergerak dan fokus menjaga keandalan pasokan listrik,” tegas Darmawan.

Menurutnya, semangat pengabdian menjadi landasan utama bagi seluruh insan PLN, terutama saat masyarakat membutuhkan layanan kelistrikan pada masa darurat bencana maupun peringatan hari besar nasional.(rls/ts)

Advertisement