KUPANG, RUAI.TV – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mempercepat penanganan darurat pascagempa yang mengguncang wilayah Flores.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memimpin koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT, TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Sikka, serta kementerian dan lembaga pemerintah pusat untuk memastikan seluruh bantuan kemanusiaan menjangkau warga terdampak.
Pemerintah Provinsi NTT menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar korban sebagai prioritas utama. Melki menginstruksikan seluruh tim lapangan agar memastikan setiap warga memperoleh makanan, air bersih, selimut, serta perlengkapan darurat.
“Kami menginstruksikan seluruh tim di lapangan, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan, agar memastikan tidak ada satu pun korban yang mengalami kesulitan memperoleh makanan, air bersih, selimut, dan kebutuhan darurat lainnya,” kata Melki, Sabtu (15/8).
Pemprov NTT juga mengoptimalkan pemanfaatan seluruh sumber logistik yang tersedia. Pemerintah mengerahkan pasokan dari gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perum Bulog, serta berbagai penyedia kebutuhan pokok di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
Menurut Melki, pemerintah akan menanggung seluruh kebutuhan pembiayaan sekaligus mengatur mekanisme pencatatan administrasi agar proses distribusi bantuan berjalan cepat dan terukur.
“Kami memaksimalkan seluruh potensi logistik yang tersedia, mulai dari gudang BPBD, Bulog, hingga pasokan dari tingkat desa. Pemerintah akan menangani seluruh pembiayaan dan administrasi agar bantuan dapat segera diterima masyarakat,” ujarnya.
Selain memperkuat distribusi logistik, Pemprov NTT juga mengaktifkan jaringan dapur umum milik Badan Gizi Nasional (BGN) di sekitar wilayah terdampak. Langkah tersebut bertujuan menambah ketersediaan makanan siap saji bagi para pengungsi.
Pemprov NTT juga membuka posko darurat sekaligus memperluas akses bagi seluruh jalur bantuan kemanusiaan. Pemerintah melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, TNI-Polri, partai politik, hingga organisasi relawan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pihak yang ingin menyalurkan bantuan. Kolaborasi menjadi kunci agar seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat,” tegas Melki.
Pemprov NTT juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, saling menguatkan, serta mengikuti arahan petugas selama proses penanganan bencana berlangsung.
“Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan bencana di Flores,” tutupnya.(Adpim/ts)















Leave a Reply