Arsip

Peringatan Virtual Hari Kartini, Ini Pesan Istri Wali Kota

Peringatan Hari Kartini di Kota Pontianak, Rabu (21/04/2021) secara virtual di Ruang Pontiv Centre. Foto: courtesy Prokopim Kota Pontianak
Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Peringatan Hari Kartini di tengah pandemi memberi makna keterlibatan kaum perempuan mendorong kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, yang juga istri Wali Kota, Yanieta Arbiastutie, mengatakan, momentum ini sekaligus kesempatan refleksi kaum perempuan sebagai seorang ibu sekaligus istri.

Baca juga: 21 Motor ‘Senapot’ Racing Kena Razia di Nanga Pinoh

Advertisement

“Tugas kita selaku ibu selain sebagai seorang istri juga merupakan pembimbing keluarga agar menghasilkan anak-anak yang berkualitas, berakhlakul karimah, dan berkreativitas,” ujar Yanieta, dalam peringatan Hari Kartini secara virtual di Ruang Pontive Centre, Rabu (21/04/2021).

Terlebih di tengah kondisi pandemi COVID-19, tugas kaum ibu cukup berat. Selain mengurus pendidikan anak dengan aktivitas belajar secara daring di rumah, juga tetap mempersiapkan nutrisi yang cukup.

Baca juga: Sudah Sebulan, Perbaikan Drainase 134 Meter di Tanjakan Semboja

“Para ibu juga mempunyai tugas mengingatkan keluarganya untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Kepada remaja putri di Kota Pontianak, ia berharap mereka mencontoh semangat Kartini dalam membela hak-hak kaum perempuan, meski di tengah keterbatasan.

Baca juga: Ini Rupanya Pekerjaan Pembobol Swalayan di Ngabang

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengatakan, ibu-ibu merupakan lini terdekat dengan keluarga. Untuk itu, ia berharap para ibu bisa memantau dan memberikan edukasi kepada keluarga dalam menerapkan protokol kesehatan.

Bahasan menilai emansipasi wanita merupakan ujung tombak berhasil atau tidaknya pembangunan. Peran para ibu dimulai dari tingkat terkecil, yakni rumah tangga.

Baca juga: Kalangan Muda Dominasi Pasien COVID-19 Sintang

“Keberhasilan pembangunan nasional dan di Kota Pontianak tidak terlepas dari peran kaum perempuan,” kata Bahasan. (*/SVE)

Advertisement