21 Motor ‘Senapot’ Racing Kena Razia di Nanga Pinoh

Knalpot racing yang telah dicopot dan dipenyokkan oleh pemiliknya di halaman Polres Melawi. Foto: DOK/ruai.tv

NANGA PINOH, RUAI.TV – Sebanyak 21 sepeda motor dengan knalpot racing, diamankan Satlantas Polres Melawi dalam Operasi Keselamatan Kapuas 2021.

Tak hanya meresahkan masyarakat akibat suaranya yang berisik, sepeda motor ini juga terlibat dalam aksi balap liar di sejumlah titik di pusat Kecamatan Nanga Pinoh.

Baca juga: Sudah Sebulan, Perbaikan Drainase 134 Meter di Tanjakan Semboja

Dari 21 sepeda motor yang ditahan, para penggunanya didominasi kalangan remaja termasuk yang masih berstatus sebagai pelajar. Para remaja ini melakukan aksi balap liar pada saat subuh, menjelang sahur.

Personel Satlantas menggiring mereka untuk membawa sepeda motornya ke halaman Kantor Satlantas Polres Melawi. Di sana, polisi mencopot knalpot racing itu. Kemudian pemiliknya diharuskan membanting knalpot itu hingga penyok.

Baca juga: Ini Rupanya Pekerjaan Pembobol Swalayan di Ngabang

Di antara remaja itu, JH, tampak berusaha membanting knalpot itu berkali-kali ke beton, disaksikan para anggota Satlantas dan wartawan. Dengan bersusah payah, remaja ini berhasil membuat penyok knalpotnya.

“Saya tidak akan memasang senapot ini lagi karena tidak sesuai dengan keamanan dan standar kendaraan. Semoga kawan-kawan saya cepat mengubah senapotnya dengan senapot standar,” ucap LH, yang mengaku dari Desa Semadin Lengkong.

Baca juga: Kalangan Muda Dominasi Pasien COVID-19 Sintang

Kasatlantas Polres Melawi, Iptu Suwaris, Rabu (21/04/2021) mengimbau masyarakat segera melapor jika masih menemukan aksi balap liar, termasuk sepeda motor yang masih menggunakan knalpot jenis racing.

Kasatlantas berjanji akan melakukan tindak pembubaran dan pengamanan terhadap berbagai aktivitas meresahkan tersebut. (RED)