PONTIANAK, RUAI.TV – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Emilwan Ridwan, memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakajati Kalbar, Asisten Pembinaan, serta Asisten Pidana Umum di Aula Baharuddin Lopa Lantai 4 Kejati Kalbar, Selasa (5/5/2026).
Prosesi ini menandai penguatan struktur organisasi dalam mendukung kinerja penegakan hukum di wilayah Kalimantan Barat.
Emilwan Ridwan melantik Laksmi Indriyah Rohmulyati sebagai Wakajati Kalbar, Eryana Ganda Nugraha sebagai Asisten Pembinaan, serta Sumanggar Siagian sebagai Asisten Pidana Umum.
Ketiga pejabat tersebut menerima amanah jabatan berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 488 Tahun 2026 dan Nomor KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026.
Emilwan menegaskan bahwa pergantian pejabat melalui mutasi, rotasi, dan promosi menjadi bagian dari kebutuhan organisasi dan manajemen karier. Ia menyebut langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan organisasi sekaligus meningkatkan kinerja institusi.
“Pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk mendukung visi dan misi Kejaksaan serta menyesuaikan kebutuhan kinerja,” ujar Emilwan.
Ia menekankan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepercayaan organisasi kepada individu yang dinilai mampu menjalankan tanggung jawab. Emilwan meminta pejabat yang baru dilantik segera menunjukkan kinerja optimal dan menghadirkan kontribusi nyata dalam tugas penegakan hukum.
Menurut Emilwan, jabatan membawa tanggung jawab besar yang mencakup komitmen, dedikasi, dan integritas. Ia mengingatkan seluruh pejabat agar menjaga sikap profesional serta menjadi teladan dalam etika kerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan merupakan amanah yang menuntut integritas dan profesionalisme. Setiap pejabat harus mampu menjadi contoh dalam sikap dan kinerja,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Emilwan juga mengajak seluruh pegawai Kejaksaan di Kalimantan Barat untuk terus menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas. Ia menilai pelayanan hukum yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.
“Kita harus menjunjung tinggi profesionalitas, integritas, dan disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas serta memberi contoh yang baik kepada masyarakat,” ucapnya.
Emilwan juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, Erich Folanda, atas kontribusi dan dedikasi selama menjalankan tugas di Kejati Kalbar. Ia berharap pengalaman tersebut dapat terus memberi manfaat dalam penugasan berikutnya.
Selain itu, Emilwan menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi dalam menghadapi perkembangan zaman. Ia mendorong seluruh jajaran Kejaksaan untuk berani melakukan terobosan dengan tetap berpegang pada koridor hukum dan etika.
“Kita dituntut mampu membaca perubahan zaman, berani melakukan terobosan, namun tetap berpijak pada koridor hukum dan etika,” kata Emilwan.
Ia menambahkan bahwa pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen menjaga marwah institusi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan. Struktur organisasi yang solid dan responsif dinilai mampu menjawab tantangan hukum yang terus berkembang di tengah masyarakat Kalimantan Barat.
Dengan kehadiran pejabat baru pada posisi strategis, Kejati Kalbar menargetkan peningkatan kualitas pelayanan hukum serta penguatan koordinasi internal guna mendukung penegakan hukum yang efektif dan profesional.















Leave a Reply