Arsip

Pelaku Pembunuhan ibu dan anak di Landak Positif Narkoba

Polisi menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan milik terduga pelaku. (Foto/ruai.tv)

LANDAK, RUAI.TV – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan Asniwati (39) dan putrinya, Dina Oktavia (3), warga Dusun Reo Behe, Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak.

Hasil tes urine menunjukkan dua terduga pelaku positif narkoba. Salah satu temuan yang menyita perhatian publik muncul saat polisi menangkap Sukardin di sebuah rumah kos di Kota Ngabang, Rabu malam, 12 Agustus 2026.

Saat penangkapan berlangsung, Sukardin dalam pengaruh narkoba. Polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan tersebut. Penyidik menduga Sukardin telah menjual emas seberat tujuh gram dengan nilai sekitar Rp15 juta.

Advertisement

Uang hasil penjualan itu diduga mengalir untuk membeli dua unit telepon genggam merek Oppo, tas, kipas angin, serta membayar biaya sewa kamar kos sebesar Rp500 ribu.

Meski polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, Sukardin hingga Kamis (12/8) siang masih belum mengakui keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Sementara itu, terduga pelaku lainnya, Bahtiar, sempat bersembunyi di kawasan hutan selama tiga hingga empat hari. Ia juga sempat berniat mengakhiri hidup karena merasa takut setelah peristiwa tersebut terjadi.

Bahtiar kemudian mengakui keterlibatannya kepada keluarga, termasuk kepada pamannya di wilayah Senakin. Keluarga selanjutnya menyerahkan Bahtiar kepada aparat kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Landak, AKP Kuswiyanto, menyatakan bahwa penyidik terus memeriksa kedua terduga pelaku untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus tersebut.

“Kami telah mengamankan dua terduga pelaku. Salah satu terduga pelaku telah mengakui keterlibatannya, sedangkan satu orang lainnya masih belum mengakui perbuatannya,” ujar AKP Kuswiyanto.

Penyidik juga menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada dugaan keterlibatan kedua terduga pelaku. Polisi menduga motif pembunuhan berkaitan dengan harta benda, meski penyidik masih terus mendalami dugaan tersebut.

“Sejumlah barang bukti telah kami amankan. Penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku, termasuk mengungkap motif yang melatarbelakangi kasus ini,” kata AKP Kuswiyanto.

Suasana sempat memanas saat polisi membawa kedua terduga pelaku menuju kendaraan. Sejumlah warga yang geram meluapkan emosi kepada keduanya.

Polres Landak memastikan penyidik akan terus mengembangkan kasus tersebut hingga seluruh fakta dan motif pembunuhan terhadap ibu dan anak itu terungkap secara menyeluruh. (red/jek)

Advertisement