Sampah Menumpuk, Bangunan Liar Bermunculan di Jalur Hijau Trans Kalimantan

Tumpukan sampah di pinggir ruas Jl Trans Kalimantan di Kecamatan Sungai Ambawang. Foto: IST/ruai.tv

KUBU RAYA, RUAI.TV – Tumpukan sampah dan bangunan liar bermunculan di pinggir ruas Jl Trans Kalimantan di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Kondisi ini sudah berlangsung setahun belakangan.

Pengurus Forum Pemuda Peduli Lingkungan (FP2L) Kabupaten Kubu Raya, Hendri, mengatakan, pemandangan seperti ini terlihat di sepanjang ruas Jl Trans Kalimantan dari Desa Durian menuju Desa Kapur.

Baca juga: Warga Batu Layang Dirikan Pos Karhutla, Bawa Mesin dengan Sepeda Motor

Selain sampah yang terus menumpuk, bangunan liar juga mulai bermunculan. Padahal kawasan itu merupakan jalur hijau.

Awalnya bangunan liar itu hanya satu dua unit. Namun sekarang sudah semakin banyak bangunan liar yang muncul.

Baca juga: Satgas Covid-19 Anjurkan Tidak Kunjungi Mempawah dan Landak

“Kami pernah sampaikan secara lisan kepada pemerintah daerah, baik di tingkat Desa, Kecamatan bahkan tingkat Kabupaten, namun sepertinya tidak ada respon. Mustahil Pak Camat, Pak Kades dan instansi terkait tidak melihat fenomena ini, akan tetapi sepertinya kepeduliannya belum tersentuh,” kata Hendri, Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Gubernur Midji Janjikan Listrik di 100 Desa di Kalimantan Barat

Sebenarnya, kata Hendri, jika dari awal dilarang ada bangunan tersebut maka tidak seramai sekarang. Ditambah lagi tumpukan sampah dan parkir truk-truk disepanjang jalan tersebut sangat membahayakan pengguna jalan.

Hendri berharap, sebelum semakin marak bangunan liar dan sampah di sepanjang kawasan itu, harus ada tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap permasalahan ini.

Baca juga: Harga Karet Mulai Membaik, Warga Desa Paal Lega

Hendri menambahkan, ramainya bangunan liar dan tumpukan sampah di daerah ini diperkirakan terjadi sejak satu tahun belakangan dan makin padat diawal tahun 2021 ini. (TS)