Pengunjung kebun sedang memilih buah cabe yang saatnya dipetik.

GALERI FOTO: Kebun Sayur di Pedalaman Ketapang

Mikhael Polen 

Awalnya, kawasan ini masih setengah hutan. Perlu waktu satu bulanan, agar hamparan sekitar satu hektare itu siap ditanami sayuran.

Hermina, pemilih lahan itu, merupakan seorang guru, yang memutuskan menjadi pekebun sayur di Desa Merimbang Jaya, Kecamatan Sandai.

Desa ini berada di kawasan pedalaman Kabupaten Ketapang. Dia telah mengelola kebun sayurnya sejak dua tahun terakhir.

“Menebas, membakar, hingga mencabuti tunggul kayu dan akar-akarnya. Ini tantangan awal tersulit, jika ingin membuka lahan pertanian sayur di pedalaman yang memang lahannya masih setengah hutan,” tutur Hermina, yang dijumpai tuai.tv awal Maret 2021.

Dia bersama pekerja mengolah lahan itu agar bersih dan gembur tanahnya. Kemudian membuat galangan, untuk ditanami lima jenis sayuran.

Bagi Hermina, peluang kebutuhan sayur-mayur di Kecamatan Sandai lumayan besar. Kini, kebun sayur itu bisa menyuplai sekitar 400 kilogram sayuran dalam sebulan.

Angka itu di luar yang disuplai ke pelapak, peraih, dan pembeli yang datang langsung ke kebun. Sehingga jika ditotal, bisa mencapai timbangan ton dalam sebulan.

“Sangat sulit terutama dalam mempersiapkan lahan. Prosesnya sangat lambat dan membutuhkan banyak biaya terutama upah pekerja,” kata Hermina.

Kebunnya berlokasi di sekitar bukit kecil dengan hawa yang menyenangkan. Tidak terlalu panas, juga tidak terlalu sejuk.

Tantangan memang tak pernah habis. Dia harus menghadapi mahalnya harga bibit dan pupuk. Cuaca kadang-kadang berubah tanpa bisa diprediksi.

Hermina masih sendirian sebagai petani sayur di kampungnya. Belum ada kelompok tani di sana untuk menyalurkan berbagai pemikiran dan kerjasama.

Seberapa besar untung yang sudah didapat? Hermina tidak segera menjawab.

Sambil tersenyum, dia menuturkan, sudah menyaksikan begitu banyak pengepul, peraih, pelapak, dan konsumen yang datang ke kebun membutuhkan sayur-mayur.

“Itu sudah cukup untuk saya tetap semangat menjalani kehidupan baru saya di bidang usaha petani sayuran,” ucap Hermina.

Tahun ini, dia berencana mengembangkan usaha dengan menanam tujuh jenis sayuran dan buah-buahan. (SVE)