Harga Karet Mulai Membaik, Warga Desa Paal Lega

Lateks sadapan petani karet di Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Foto: Dok/ruai.tv

MELAWI, RUAI.TV – Petani karet di Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat senang harga karet mulai membaik.

Saat ini harga jual karet di desa itu Rp9.500 per kilogram. Harga ini jauh naik dibandingkan harga sebelumnya antara Rp3.500-Rp5.000 per kilogram.

Baca juga: Intel Datangi Ketua DPC Demokrat Bengkayang

Satu di antara warga Desa Paal, Ahmadin Husin mengatakan, khusus untuk karet campuran dibeli Rp8.500 per kilogram.

“Jadi yang campur harganya Rp8.500 per kilo sedangkan yang tidak campur harganya Rp9.500 per kilo,” jelas Ahmadin Husin.

Baca juga: Peduli Duyung di Perairan Ketapang, Relawan Bikin Mural di Pantai

Ahmadin juga mengatakan, kenaikan harga karet sudah terjadi sekitar tiga minggu terakhir dan membuat warga sedikit merasa lega, karena terjadi di tengah semakin merosotnya perekonomian, dampak dari pandemi Covid-19.

“Kalau kebun karet saya rata-rata menghasilkan 150 kilogram per bulan,” ungkap Ahmadin.

Baca juga: Klinik Suster di Bengkayang Terima Ambulance dari Jakarta

Ahmadin dan petani karet lainnya berharap, agar harga karet saat ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi, sehingga hasil yang diperoleh bisa seimbang dengah harga barang kebutuhan pokok di pasaran. (TIO/RAY)