Arsip

AJMAN Gelar Rakernas Perdana, Dorong Jurnalis Adat Perkuat Demokrasi

Sekjen AMAN Rukka Sombolinggi bersama Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Kemkomdigi RI Molly Prabawaty dan Ketua Umum AJMAN, Apriandi Gunawan. (Foto/ruai.tv)
Advertisement

BOGOR, RUAI.TV – Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Imah Gede, Lembur Nusantara, Kota Bogor, Jawa Barat, pada 29–30 April 2026.

Ketua Umum AJMAN, Apriandi Gunawan, dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi untuk mengukir sejarah dan memperkuat peran jurnalis masyarakat adat dalam demokrasi.

Apriandi menyampaikan bahwa seluruh peserta mengenakan pakaian adat sebagai bentuk syukur atas kehadiran leluhur dan momentum penting yang mereka jalani. Ia menekankan bahwa AJMAN tidak sekadar hadir sebagai organisasi, tetapi membawa misi besar untuk perubahan.

“Kami hari ini berusaha mengukir sejarah. Sejarah tidak bisa dicapai dengan kata-kata, tetapi harus dilakukan,” ujar Apriandi dalam sambutannya, Kamis, 29 April 2026.

Sejak deklarasi pada 8 Agustus 2025, AJMAN terus menjalankan berbagai kegiatan sebagai bagian dari perjalanan organisasi. Apriandi menegaskan bahwa AJMAN ingin mengambil peran sebagai pilar demokrasi yang menguatkan posisi pers sebagai kekuatan keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Ia juga menyoroti masih kuatnya narasi negatif terhadap masyarakat adat. Menurutnya, kondisi tersebut mendorong AJMAN untuk hadir dan mengubah cara pandang publik.

“Kami ingin merubah narasi yang selama ini memperspektifkan masyarakat adat sebagai kelompok terpinggirkan. Kami ingin mengangkat cerita kami sendiri,” tegasnya.

Apriandi menambahkan, selama ini masyarakat adat sering hanya menjadi objek pemberitaan. Melalui AJMAN, para jurnalis adat ingin mengambil peran sebagai subjek yang aktif menyampaikan realitas dari kampung mereka.

“Kami ingin menjadi subjek yang bisa menceritakan apa yang terjadi di kampung kami, yang selama ini tidak terjangkau media mainstream,” lanjutnya.

Rakernas I AJMAN menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber dan pembicara kunci, antara lain Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Kementerian Komunikasi dan Digital, Molly Prabawaty, serta Sekjen AMAN Rukka Sombolinggi.

Selain itu, hadir pula Ketua Umum AJI Nany Afrida, wartawan senior Kompas Ahmad Arif, Ketua PWI Ahmad Munir, perwakilan Jurnalis Masyarakat Adat Nees Makuba, serta Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto.

Apriandi menyebut kehadiran 16 pengurus daerah dari berbagai wilayah, termasuk Papua, Biak, dan Merauke, sebagai bukti kekuatan jaringan jurnalis masyarakat adat.

“Di wilayah yang tidak tersentuh wartawan media mainstream, kami ada. Ini bukti kekuatan jurnalis masyarakat adat,” katanya.

Ia menilai Rakernas menjadi momentum strategis untuk merumuskan agenda organisasi ke depan sekaligus menentukan arah perjuangan. Ia mengajak seluruh peserta berkontribusi aktif demi kemajuan organisasi yang masih berusia muda.

“Rakernas ini sangat strategis untuk merumuskan agenda ke depan. Mari kita hidupkan mesin organisasi ini agar lebih laju mencapai cita-cita masyarakat adat,” ujarnya.

Usai pembukaan, panitia mengisi rangkaian kegiatan dengan diskusi pers dengan tema Kedaulatan Informasi Dan Inklusi Digital Masyarakat Adat di Era Transformasi Digital yang menghadirkan para narasumber untuk membahas peran jurnalisme dalam memperkuat suara masyarakat adat di Indonesia.

Lihat Juga: