Arsip

Wagub Kalbar Tekankan Peran Pemuda Jaga Stabilitas Sosial

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menghadiri pelantikan pengurus BPM dari 4 Kabupaten/kota di Kalbar. (Foto/ruai.tv)
Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyoroti peran strategis organisasi kepemudaan dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat majemuk.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Melayu (DPD BPM) Kalimantan Barat untuk wilayah Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kota Singkawang, dan Kabupaten Ketapang di Aula Terpadu, Jalan Tanjung Raya 2, Pontianak Timur, Minggu (17/5/2026).

Ketua Umum BPM Kalimantan Barat, Gusti Edi, memimpin langsung prosesi pelantikan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Ratusan kader, tokoh masyarakat, serta pejabat daerah menghadiri kegiatan tersebut, termasuk Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dan Ketua Pengadilan Negeri Pontianak, I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara.

Panitia membuka kegiatan dengan penampilan palang pintu pencak silat sebagai simbol penghormatan budaya Melayu. Panitia kemudian menyampaikan laporan kegiatan dan mengajak peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum memasuki prosesi inti.

Gusti Edi memandu pengucapan sumpah jabatan pengurus, menyerahkan surat keputusan, memasang pin organisasi, serta menyerahkan bendera pataka kepada pengurus yang baru.

Krisantus Kurniawan menegaskan organisasi kepemudaan memiliki fungsi penting dalam menjaga ketertiban sosial. Ia menyebut organisasi seperti BPM mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tetap aktif dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” kata Krisantus Kurniawan.

Gambar: Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan foto bersama Forkopimda yang hadir dalam pelantikan pengurus BPM di Pontianak. (Foto/ruai.tv)

Ia juga mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam merawat keberagaman di Kalimantan Barat. Menurutnya, keterlibatan aktif pemuda dapat memperkuat kohesi sosial sekaligus mencegah potensi konflik di tengah perbedaan latar belakang masyarakat.

Gusti Edi menekankan pentingnya kontribusi pemuda dalam menjaga persatuan. Ia mengajak seluruh kader BPM untuk menghadirkan perubahan positif melalui kegiatan sosial dan budaya.

“Pemuda Melayu harus hadir membawa perubahan positif, menjaga persatuan, serta menjadi garda terdepan dalam membangun Kalimantan Barat yang maju dan harmonis,” ujar Gusti Edi.

Sementara itu, Edi Rusdi Kamtono menilai BPM memiliki peluang besar untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia menyebut sinergi tersebut penting untuk mendorong kreativitas generasi muda.

“BPM bisa menjadi mitra pemerintah dalam membangun generasi muda yang kreatif,” ujar Edi Rusdi Kamtono.

Kegiatan ini juga menampilkan hiburan budaya Melayu dan Dayak sebagai simbol kebersamaan lintas budaya. Seluruh rangkaian acara memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung penguatan organisasi kepemudaan di Kalimantan Barat.

Pelantikan pengurus DPD BPM ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi di tingkat daerah. BPM Kalimantan Barat menargetkan penguatan jaringan organisasi serta peningkatan peran pemuda dalam pembangunan sosial, budaya, dan kemasyarakatan secara berkelanjutan.