KAPUAS HULU, RUAI.TV — Kebakaran lahan hebat melanda kawasan kaki Bukit Liang, Dusun Engkaras, Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Redaksi Ruai TV menerima info ini pada Jumat (4/9/2026) malam.
Peristiwa yang diketahui mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ini memicu kepanikan warga. Pasalnya, kobaran api terus merambat turun ke arah perkebunan dan area pemukiman yang berada di tepi Jalan Lintas Selatan Sintang–Putussibau.
Kepala Dusun Engkaras, Yanto, menyebut, situasi di lapangan saat ini sangat genting. Dia memperkirakan ada sekitar 3 hektar kebun produktif milik masyarakat telah hangus terbakar.
Baca juga:
“Jadi api turun ke arah kebun dan rumah warga,” ujar Yanto.
Melihat ancaman api yang kian mendekati perumahan, belasan warga setempat langsung bergerak cepat. Mereka nekat menerobos kegelapan malam untuk memadamkan kobaran api menggunakan peralatan alakadarnya yang mereka miliki.
Fokus utama warga malam ini berupaya melakukan blokade, untuk menghambat sebaran karhutla. Mereka berusaha menghalau arah rambatan agar kobaran api tidak merangkak naik ke atas melahap vegetasi utama Bukit Liang.
Upaya ini untuk sementara mulai berhasil menghalau kobaran api agar tidak naik merembet ke arah puncak bukit.
Baca juga:
Karhutla Mengganas, Benarkah Asing Bantu Kirim Pesawat Pemadam?
Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Bukit Liang merupakan bentang alam dengan panjang lereng mencapai puluhan kilometer, membentang dari perbatasan Sintang hingga Kecamatan Silat Hulu.
Bagi warga, perbukitan ini adalah urat nadi kehidupan. Jika seluruh vegetasi di Bukit Liang habis terbakar, dampaknya akan menjadi bencana lingkungan yang tak terbayangkan.
“Kalau ini habis, separuh kehidupan di sana habis juga,” ujar Yanto.
Hingga saat ini, warga masih terus bersiaga di lapangan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, mengingat angin malam berpotensi membuat api kembali berkobar. (red)















Leave a Reply