PONTIANAK, RUAI.TV — Musim kemarau panjang yang melanda Kota Pontianak mulai berdampak serius pada ketersediaan air bersih masyarakat. Air ledeng di rumah-rumah warga sudah berubah menjadi asin akibat intrusi air laut.
Kondisi air ledeng tersebut sudah tidak layak digunakan untuk keperluan mandi dan cuci. Sabun menjadi tidak berbusa, dan badan terasa lengket setelah mandi.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak, mencoba memberi solusi. Mereka mulai menyalurkan bantuan air bersih gratis bagi warga yang terdampak rembesan air asin.
Baca juga:
Netizen Msia “Semprot” RI Soal Kabut Asap: Tetangga Macam Apa Anda!
Warga membawa wadah penampung air pribadi, memenuhi Booster Perum III, Jl Abdul Muis, Kelurahan Tanjung Hulu, Pontianak Timur. Sejak pagi, seperti tampak pada Minggu (30/08/2026) lokasi ini dipadati oleh warga yang datang silih berganti menggunakan sepeda motor hingga mobil.
Mereka membawa berbagai wadah penampung air, mulai dari galon hingga jeriken. Antrean cukup panjang, mengikuti rute pengisian air pada keran-keran yang telah disiapkan oleh petugas di lapangan.
Mulhayati, warga setempat, mengeluhkan kualitas air PDAM yang mengalir ke rumahnya saat ini. Dari semula hanya payau, kini menjadi terasa asin dan sudah berlangsung berhari-hari.
Baca juga:
PDAM Asin, Kadar Garam Sungai Kapuas Capai 5.000 Miligram Per Liter
“Kemarau kayak gini persediaan air di rumah sudah habis. Mandi pun serasa kurang bersih. Mudah-mudahan cepat hujan. Asap segera menghilang. Titik-titik api segera padam,” ujar Mulhayati.
Caesar, staf Pelayanan Wilayah I (Pontianak Timur dan Pontianak Utara) PDAM Tirta Khatulistiwa, memastikan pihak manajemen akan terus memantau situasi di lapangan. Distribusi air bersih gratis ini akan dievaluasi secara berkala dengan menyesuaikan perkembangan cuaca serta kadar intrusi air laut di sumber air baku.
Baca juga:
“Kami bebaskan untuk masyarakat Kota Pontianak mengambil air ini secara gratis. Tapi untuk sementara lokasinya baru di Booster Perum 3,” kata Caesar.
Warga harus membawa jeriken atau galon sendiri, dan pelayanan dibuka mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Caesar menyebut, kapasitas air bersih yang dibagikan sementara baru sebesar 1.500 kubik. (red)















Leave a Reply