SANGGAU, RUAI.TV – Warga Dusun Maca Tikar, Desa Mobui, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, bergotong royong membangun jembatan bambu sebagai akses menuju kebun dan ladang.
Masyarakat membangun jembatan tersebut secara swadaya dengan memanfaatkan bambu yang tersedia di sekitar permukiman. Langkah itu mereka tempuh untuk mengatasi keterbatasan akses yang selama ini menghambat aktivitas pertanian.
Jembatan tersebut menjadi jalur utama bagi warga untuk mengangkut hasil kebun dan hasil ladang. Keberadaan akses itu juga menunjang berbagai aktivitas masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian.
Ignasius Irwan mengatakan warga tidak menuntut pembangunan infrastruktur yang mewah. Namun, masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap akses yang menjadi kebutuhan dasar warga.
“Kami tidak meminta sesuatu yang mewah. Kami hanya berharap akses masyarakat menuju kebun dan ladang mendapat perhatian karena jalur ini sangat penting bagi kehidupan dan mata pencaharian warga,” kata Ignasius Irwan.
Saat ini, jembatan bambu tersebut masih menjadi solusi sementara. Struktur yang sederhana memiliki keterbatasan dari sisi kekuatan, keamanan, dan ketahanan terhadap kondisi alam.
Warga berharap pemerintah dapat membangun jembatan yang lebih layak sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas pertanian dengan lebih aman dan mudah. (dig/ts)















Leave a Reply