Arsip

Dari Garut ke Kalbar Sejak Juli, Pedagang Bendera Akui Sepi Pembeli 

Penjual bendera asal Garut, Jabar, di Kabupaten Sintang, Kalbar. Foto: ruai.tv/dok

PONTIANAK, RUAI.TV – Penjualan bendera dan umbul-umbul HUT RI di Kota Pontianak, Kalbar, yang biasanya ramai kini sepi peminat. Kondisi ini membuat para pedagang atribut kemerdekaan harus menahan harapan di momen yang seharusnya menjadi musim panen bagi mereka.

Sejumlah pedagang atribut kemerdekaan di Pontianak mengaku penjualan tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Satu di antara pedagang bendera yang merasakan dampak penurunan ini adalah Iman. 

Pedagang asal Garut, Jawa Barat ini sudah empat tahun berturut-turut datang ke Kalbar khusus untuk berjualan menjelang momen 17 Agustus.

Advertisement

Kondisi serupa juga dirasakan oleh Tedi, rekan Iman yang juga berasal dari Garut. Tedi bahkan sudah hampir 20 tahun menjalankan usaha berjualan atribut kemerdekaan di Pontianak.

Baca juga: 

Denda Hingga Rp 500 Juta, Jika Salah Memperlakukan Bendera Merah Putih

Menurut Tedi, penjualan tahun ini terasa kurang. Ia menilai kondisi ekonomi saat ini turut memengaruhi daya beli masyarakat yang berimbas pada sepinya omzet pedagang.

Meski situasi pasar sedang sepi, sejumlah atribut Merah Putih masih dicari oleh sebagian pembeli. Umbul-umbul dijual mulai dari sekitar Rp25.000. Bendera Merah Putih berkisar antara Rp20.000 hingga Rp70.000. Bendera background atau latar belakang dijual mulai dari Rp200.000-an

Pedagang bendera di pinggir jalan, sepi pembeli. Foto: ruai.tv/dok

Para pedagang ini tidak datang sendirian. Mereka datang dalam satu rombongan besar dari Jawa Barat sejak bulan Juli. Setibanya di Kalbar mereka langsung menyebar untuk berjualan di sejumlah wilayah kabupaten, di antaranya ke Kabupaten Sintang. 

Setelah momen perayaan 17 Agustus berlalu, rombongan pedagang ini berencana untuk segera kembali ke Jawa Barat pada 18 Agustus.

Di tengah lesunya penjualan tahun ini, para pedagang tetap menaruh harapan besar agar masyarakat tetap memasang bendera dan atribut kemerdekaan. Dengan begitu, peringatan HUT Kemerdekaan di berbagai wilayah tetap berlangsung semarak. (red/jos)

Advertisement