Arsip

Wagub Dorong Pemuda Katolik Perkuat Kepemimpinan Politik

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan membuka Kursus Kepemimpinan Menengah dan Sekolah Politik Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Barat. (Foto/ruai.tv)
Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Barat menggelar Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM) dan Sekolah Politik 2026 pada Jumat (17/4).

Kegiatan ini fokus memperkuat kapasitas generasi muda dalam kepemimpinan dan demokrasi dengan landasan nilai Pancasila. Panitia menghadirkan pemateri dari Bawaslu dan Kesbangpol untuk memberi perspektif menyeluruh terkait dinamika politik serta tata kelola demokrasi.

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, hadir membuka kegiatan sekaligus menyampaikan dukungan pemerintah daerah. Ia menilai program ini mampu mencetak kader muda yang siap menghadapi tantangan politik ke depan.

Advertisement

“Pemerintah daerah mendukung penuh peningkatan kualitas generasi muda, terutama dalam bidang politik dan demokrasi,” ujarnya.

Krisantus menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menjaga keberagaman di Kalimantan Barat. Ia mendorong kader Pemuda Katolik tampil sebagai pelindung dan agen perubahan di berbagai sektor.

“Pemuda harus menjaga toleransi dan mampu hadir sebagai penggerak di tengah masyarakat multikultural,” tambahnya.

Panitia menyusun program ini sebagai langkah strategis mencetak kader berintegritas, visioner, dan aktif dalam pesta demokrasi.

Selain pelatihan kepemimpinan, peserta mengikuti pendidikan organisasi, pemilihan kepengurusan, serta penguatan struktur internal. Panitia juga menekankan etika politik agar peserta mampu meredam potensi konflik di tengah masyarakat.

Salah satu peserta, Angela Febrianti, menilai kegiatan ini relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. “Kegiatan ini memberi ruang bagi anak muda untuk belajar dan terlibat aktif dalam pembangunan daerah,” katanya.

Ia menambahkan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menyuarakan aspirasi dan membawa perubahan positif. Kegiatan ini berlangsung hingga 19 April 2026 dengan target melahirkan kader muda yang siap berkontribusi bagi demokrasi Kalimantan Barat.

Selengkapnya:

 

Advertisement