SINTANG, RUAI.TV – Jenazah almarhum Praka Anumerta Aprianus tiba di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Jumat (1/5/2026) pagi dalam suasana duka mendalam. Prajurit TNI AD kelahiran 17 September 2001 itu sebelumnya gugur saat menjalankan tugas operasi di Papua.
Kedatangan jenazah di rumah duka menjadi momen haru bagi keluarga, kerabat, serta jajaran TNI yang menyambut dengan penuh penghormatan. Sejak malam sebelumnya, rangkaian doa telah berlangsung sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum.
Keluarga melaksanakan ibadat arwah hari pertama pada Rabu (29/4/2026) pukul 21.00 WIB di rumah duka. Doa bersama kembali berlanjut pada ibadat arwah hari kedua, Kamis (30/4/2026) pukul 19.00 WIB, yang dihadiri keluarga dan masyarakat sekitar.
Setelah jenazah tiba pada Jumat pagi, keluarga melanjutkan ibadat arwah hari ketiga pada Jumat (1/5/2026) pukul 19.00 WIB di rumah duka. Rangkaian doa tersebut menjadi bagian dari penghormatan dan penguatan iman bagi keluarga yang ditinggalkan.
Prosesi pemakaman almarhum dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (2/5/2026). Rangkaian dimulai dengan ibadat pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju Gereja Katedral Kristus Raja Sintang pada pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, misa requiem dilaksanakan di gereja tersebut pada pukul 12.00 WIB.
Usai misa, prosesi pemakaman militer dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Syuhada Pertiwi Sintang pada pukul 14.00 WIB. Upacara pemakaman berlangsung secara militer sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum selama bertugas.

Komando Distrik Militer 1205/Sintang menyiapkan seluruh rangkaian upacara persemayaman dan pemakaman militer tersebut. Kehadiran unsur TNI dalam setiap tahapan prosesi menjadi simbol penghargaan terakhir kepada prajurit yang gugur dalam tugas negara.
Komandan Kodim 1205/Sintang, Letkol Arm Anggit Wijaksono, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum. Ia menegaskan bahwa Praka Anumerta Aprianus merupakan prajurit yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.
“Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi TNI dan bangsa Indonesia. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan memperoleh ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh rangkaian upacara militer yang disiapkan menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Praka Anumerta Aprianus mengembuskan napas terakhir pada Rabu (29/4/2026). Pengorbanannya dalam tugas operasi mencerminkan komitmen prajurit TNI dalam menjaga wilayah negara.
Rangkaian ibadat hingga prosesi pemakaman militer tersebut menjadi penutup penghormatan terakhir bagi almarhum di kampung halamannya di Sintang. Keluarga menyampaikan duka cita mendalam sekaligus rasa bangga atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.















Leave a Reply