Arsip

Di Kampung Sehat Merak, Ada Layanan Khitan Massal

Kampung Sehat Merak di Pontianak Kota, diharapkan berkelanjutan. Foto: courtesy Prokopim Kota Pontianak.
Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Kampung Sehat Merak binaan Nasyiatul Aisyiyah di Gang Merak II, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota memberikan sejumlah pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Di antaranya, layanan pemeriksaan kesehatan, khitanan massal, dan edukasi kesehatan. Termasuk, penyaluran sembako bagi warga yang berkekurangan.

Baca juga: Telantar, Rusunawa Entikong di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Advertisement

Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak, Ufi Ruhamah, Sabtu (17/04/2021) mengatakan, selama ini lembaga itu telah benyak melaksanakan bhakti sosial.

Dari berbagai bhakti sosial, muncul ide untuk membentuk Kampung Sehat Merak, yang diwujudkan melalui kerja sama dengan Kitamura, Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, dan warga setempat didukung RT/RW serta lurah dan camat.

Baca juga: 4 Bulan Belum Terima Honor, Guru Kontrak Bengkayang Terpaksa Lakukan Ini

“Alhamdulillah kampung sehat ini bisa kita wujudkan, dan Pak Wali berkenan hadir dalam peluncurannya hari ini,” ujar Ufi.

Dia menambahkan, setiap kegiatan selalu dalam koordinsi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Sebab, segala kegiatan direncanakan berkelanjutan.

Baca juga: 81 Ribu Butir Telur Ayam Ludes dalam Sepekan di Melawi

Bentuk lain program layanan, kampung sehat ini juga memberikan edukasi kesehatan bagi anak-anak di lingkungan tersebut.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, melakukan seremoni peluncuran Kampung Sehat Merak itu, Sabtu pagi. Sekaligus, dirangkai dengan pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca juga: 100 Ton Rotan Hendak Diseludupkan ke Malaysia, Tertangkap di Perairan Ketapang

Edi menilai, keberadaan Kampung Sehat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar maupun lingkungan. Sebab dengan masyarakat yang sehat dan cerdas, akan tercipta lingkungan yang sehat.

“Kampung Sehat ini bisa menjadi role model bagi kawasan lainnya di Pontianak,” kata Edi.

Baca juga: Ritual Nyabakng, Memandikan Tengkorak Pusaka

Dia mengingatkan untuk selalu menanamkan perilaku hidup sehat, sebagai dukungan terhadap penciptaan lingkungan setempat yang sehat. Masyarakat diharap terus aktif mewujudkan kampung sehat, sehingga tercipta sinergitas yang ideal antara pengelola dengan warga sekitarnya.

Baca juga: 615 Kasus Konfirmasi COVID-19 di Sanggau, 513 Sembuh

“Ini menginspirasi dan memotivasi pihak lain dalam berkontribusi bagi kesehatan masyarakat. Saya harap kegiatan ini tidak hanya sampai di sini saja, melainkan terus berkelanjutan,” ucap Edi. (*/SVE)

Advertisement