Arsip

Tim Alfa Petakan Titik Panas Karhutla di Kubu Raya dari Udara

Tim Alfa gabungan tiga matra melaksanakan surveillance dan pemetaan Karhutla di Kubu Raya. (Foto/ruai.tv)

KUBU RAYA, RUAI.TV – Tim Alfa gabungan tiga matra melaksanakan surveillance dan pemetaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi titik panas sekaligus menentukan akses terdekat menuju lokasi kebakaran.

Tim Alfa terdiri atas personel dari Kopassus, Korps Pasukan Khas (Kopasgat), Kostrad, dan Marinir. Dalam pelaksanaannya, Yon Parako 466 Pasgat turut mendukung kegiatan dengan mengerahkan satu tim VCP untuk memberikan pengarahan dari darat terhadap pergerakan paramotor Tim Alfa.

Advertisement

Surveillance dilakukan menggunakan paramotor dan drone untuk mendeteksi titik panas dari udara serta memetakan kondisi wilayah.

Hasil pemetaan digunakan untuk menentukan jalur terdekat menuju lokasi yang terindikasi mengalami kebakaran, termasuk kawasan yang sulit dijangkau melalui akses darat.

Salah satu wilayah yang menjadi lokasi kegiatan berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Tim Alfa gabungan tiga matra melaksanakan surveillance dan pemetaan Karhutla. (Foto/ruai.tv)

Pemetaan udara dilakukan untuk mendukung pergerakan personel menuju titik panas dengan mempertimbangkan kecepatan, ketepatan, serta kondisi medan.

Pengerahan pasukan lintas udara dalam penanganan bencana tersebut merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dalam pelaksanaannya, kemampuan dan sumber daya yang dimiliki TNI digunakan untuk membantu penanganan bencana serta mendukung keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Kondisi vegetasi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat yang didominasi savana dan padang alang-alang menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penanganan karhutla.

Vegetasi yang kering dapat menjadi bahan bakar bagi api sehingga kebakaran berpotensi meluas dengan cepat. Selain pemetaan titik panas, Tim Alfa juga mencari jalur akses terdekat yang dapat digunakan personel untuk mencapai lokasi.

Pemetaan dari udara memungkinkan kondisi medan dan posisi titik panas diketahui sebelum personel bergerak melalui jalur darat.

Dengan cara tersebut, personel dapat diarahkan menuju lokasi yang telah ditentukan tanpa harus menyisir kawasan hutan secara acak.

Informasi dari paramotor dan drone menjadi bagian dari pemetaan untuk menentukan pergerakan personel menuju titik panas yang berada di wilayah sulit dijangkau. (dig/ts)

Advertisement