Arsip

Jatim Komitmen Investasi Rp885 Miliar di Kalbar, Transaksi Misi Dagang Tembus Rp2,52 Triliun

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperlihatkan Nanas hasil pertanian di Kalbar saat acara Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalbar di Pontianak. (Foto/ruai.tv)

PONTIANAK, RUAI.TV – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat komitmen investasi senilai Rp885 miliar ke Kalimantan Barat melalui Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalbar yang berlangsung di Novotel Convention Center Pontianak, Selasa (11/8).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut agenda tersebut menghasilkan total transaksi Rp2.529.710.925.000. Nilai itu mencakup transaksi penjualan produk Jawa Timur ke Kalimantan Barat, pembelian komoditas Kalbar oleh pelaku usaha Jatim, serta komitmen investasi.

“Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalbar kali ini berhasil mencatatkan transaksi spektakuler sebesar Rp2.529.710.925.000 dengan rincian Jatim jual Rp1.480.881.842.000, Jatim beli Rp163.829.083.000, dan Jatim investasi Rp885.000.000.000,” kata Khofifah.

Advertisement

Komitmen investasi Rp885 miliar menjadi salah satu capaian utama dalam pertemuan bisnis kedua provinsi. Nilai tersebut memperkuat hubungan ekonomi Jawa Timur dan Kalimantan Barat, tidak hanya melalui perdagangan komoditas, tetapi juga melalui peluang penanaman modal.

Selain investasi, pelaku usaha Jawa Timur mencatat transaksi penjualan senilai Rp1,48 triliun. Beragam produk unggulan Jatim masuk dalam transaksi tersebut, mulai dari garam bahan baku dan olahan, olahan daging sapi dan ayam, green bean coffee, telur ayam, susu sapi, rokok, benih hortikultura hingga jagung.

Produk lain yang ikut masuk dalam transaksi antara lain pakan ikan dan udang, beras, gula pasir, telur asin, telur bakar, telur bebek, ikan patin, DOC, buster buah, kambing dan domba, kambing potong, sarden, tuna, produk fesyen, bawang merah serta cabai merah kering.

Pada sisi lain, pelaku usaha Jawa Timur juga membeli sejumlah komoditas unggulan Kalimantan Barat. Transaksi pembelian mencapai Rp163,82 miliar dengan komoditas berupa kayu bulat, arang batok kelapa, gula merah, briket sisha, madu hutan, madu trigona, ikan bagus dan ikan toman.

Khofifah menilai kerja sama perdagangan dan investasi tersebut memberi ruang bagi pelaku usaha kedua daerah untuk memperluas pasar sekaligus membangun hubungan ekonomi yang lebih kuat.

Momentum misi dagang juga berlangsung pada Bulan Kemerdekaan. Khofifah bersama peserta kegiatan mengibarkan bendera Merah Putih sambil menyanyikan lagu “Hari Merdeka” dan “Garuda Pancasila”.

Khofifah kemudian menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya Gubernur Kalbar Ria Norsan, atas dukungan terhadap pelaksanaan misi dagang dan investasi tersebut.

“Atas nama Pemprov Jawa Timur kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa dari Pemprov Kalbar, khususnya Gubernur Kalbar Bapak Ria Norsan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi para pelaku usaha dari kedua provinsi yang ikut membuka peluang transaksi dan investasi.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pelaku usaha baik dari Jatim maupun Kalbar. Semoga besar manfaatnya bagi kedua pihak serta masyarakat pada umumnya,” kata Khofifah.(dig/ts)

Advertisement