Kapolda Kalbar Ingatkan PPKM Mikro Sudah Berlaku di Kalbar

Rapat koordinasi lintas sektoral. Foto: DOK/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI TV– Rapat koordinasi lintas sektoral secara virtual untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1442 hijriah, diadakan di ruang Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Rabu (21/04/2021), dihadiri Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, sejumlah instansi dan pejabat utama Polda Kalbar.

Dalam rakor Kapolda Kalbar Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto menjelaskan, wilayah Kalimantan Barat diputuskan untuk melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro atau disebut PPKM Mikro.

Baca juga: 12 Kasus Prostitusi di Landak, Pelaku Didenda Rp 1 Juta

“Menyikapi pelaksanaan PPKM Mikro, pertama kita harus membuat posko penanganan Covid-19, ada 4 hal yang harus diperhatikan yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung,” ujar Kapolda Kalbar.

Sudah dijelaskan mengenai pembagian tugas pelaksanaan PPKM mikro sampai tingkat desa dan kelurahan.

“Mulai dari pembatasan tempat kerja, kegiatan belajar mengajar, pembatasan tempat makan dan minum, pembatasan pusat perbelanjaan, kegiatan konstruksi, tempat ibadah, kegiatan fasilitas umum dan kegiatan sosial serta transportasi umum,” tutup Kapolda Kalbar.

Baca juga: Peringatan Virtual Hari Kartini, Ini Pesan Istri Wali Kota

Sementara mengenai perkembangan Covid-19 Kalimantan Barat, berdasarkan data terbaru yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat per Rabu (21/04/2021) bertambah 98 orang dari 790 orang sampel yang diperiksa. Dari jumlah itu, 11 orang di antaranya dirawat di rumah sakit.

Sebaran 98 orang kasus baru Covid-19 Kalimantan Barat di antaranya, Kota Pontianak 4 orang, Kabuapaten Bengkayang 4 orang, Kayong Utara 1 orang, Ketapang 15 orang, Kubu Raya 2 orang, Landak 2 orang, Mempawah 7 orang, Sambas 2 orang, Sanggau 17 orang, Sekadau 1 orang, Kapuas Hulu 2 orang, Kota Singkawang 13 orang, Kabupaten Sintang 22 orang dan Melawi 6 orang.

Baca juga: 21 Motor ‘Senapot’ Racing Kena Razia di Nanga Pinoh

Sedangkan untuk konfirmasi sembuh berjumlah 60 orang di antaranya di Kota Pontianak 16 orang, Kabupaten Kubu Raya 2 orang, Landak 3 orang, Mempawah 12 orang, Ketapang 3 orang, Kota Singkawang 20 orang, Kabupaten Bengkayang 1 orang, Sambas 1 orang dan warga luar wilayah yang dirawat di Kalbar 2 orang.

Dengan demikian total kasus konfirmasi sebanyak 7.121 orang. Dari jumlah itu Sembuh sebanyak 6.198 orang atau 87,03 persen dan meninggal dunia sebanyak 42 orang atau 0,58 persen. (*/RAY)