Arsip

84 Atlet Porprov Cedera, 5 Harus Operasi

atlet porprov cedera
Sekretaris Umum KONI Kalbar, Erwin Anwar (tengah) saat meninjau pertandingan Porprov XIII Kalbar, Senin (21/11/22). Foto: Tarjan Sofian/ruai.tv
Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Sekretaris Umum KONI Kalimantan Barat, Erwin Anwar, mengatakan, dari monitoring yang dia terima per Senin (21/11/2022) terdapat 84 atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalbar yang mengalami cedera.

Dari jumlah itu ada lima atlet yang harus menjalani operasi. Satu atlet mengalami geger otak, dan empat atlet mengalami patah tulang, bahkan ada yang putus ACL (Anterior cruciate Ligament).

Cedera tersebut hampir terjadi di semua cabang olahraga, terbanyak terjadi pada cabor beladiri. Erwin menjelaskan, selain kurangnya persiapan, cedera juga terjadi karena adanya tekanan kepada atlet yang harus mampu meraih juara sehingga menjadi beban bagi mereka.

Advertisement

Baca juga: 81 Atlet Arung Jeram Porprov Ikuti Eksibisi di Riam Parangek

“Ini artinya apa itu artinya mereka persiapannya tidak maksimal. Ada yang sebelum bertanding sudah lepas engselnya itu dari atlet Judo karena belum menguasai teknik dan belum maksimalnya persiapan fisiknya,” kata Erwin Anwar, Senin (21/11/2022) sore.

Untuk mempersiapan atlet menurut Erwin memerlukan waktu yang panjang, namun untuk mempersiapakan itu juga memerlukan dukungan berbagai aspek. Latihan dalam waktu panjang juga memerlukan dukungan pendanaan yang besar baik oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Bahkan ada satu KONI kabupaten yang saya monitor itu sampai menjelang berangkat danaya belum cair sehingga mereka mencari dana talangan. Ada satu kabupaten dana yang tersisa hanya 50 juta sehingga ketua kontingen harus menggunaan dana pribadi,” ungkapnya.

Baca juga: Kick Boxing Muncul Pertamakali di Porprov Kalbar

Erwin menegaskan, setidaknya tiga pilar yang harus dipersiapkan untuk mencapai prestasi dalam olahraga. Pertama (SDM) Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Untuk menjadikan SDM yang berkualitas juga memerlukan dana.

Kedua tersedianya sarana dan prasarana olehraga yang maksimal. Untuk Porprov XIII Kalbar tahun 2022 sarana dan prasarana yang digunakan sangat terbatas, sehingga ada satu gedung olahraga harus dipakai oleh empat cabang olahraga secara bergantian dan memerlukan waktu sampai satu bulan.

Baca juga: Lebih Sebulan, Banjir di Desa Ini Tak Kunjung Surut

Ketiga adalah Pendanaan. Menurut Erwin, memang dana bukan segala-galanya, tapi segala-galanya perlu dana untuk konsumsi, penginapan, pelatih dan lain-lain. ia berharap persoalan dan kekurangan ini dapat menjadi bahan evaluasi dan perhatian pemerintah kedepan.

Terhadap atlet yang cedera saat ini sedang ditangani oleh tim medis, terlebih atlet yang mengikuti Porprov tahun ini juga telah didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan. (TS)

Advertisement