Pekerja PETI Kabur Saat Tim Gabungan Lakukan Patroli

Tim gabungan menemukan peralatan PETI saat patroli. Foto: DOK/ruai.tv

SEKADAU, RUAI.TV – Polsek Nanga Mahap, Polres Sekadau melakukan patroli skala besar di daerah perhuluan Sungai Sekadau meliputi desa Batu Pahat, desa Lembah Beringin dan sungai ketaman di Desa Tembesuk, Kamis (1/4/2021) lalu.

Patroli yang dipimpin oleh Kapolsek Nanga Mahap, IPDA Kuswiyanto ini untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat desa Nanga Mahap dan desa Batu Pahat di kantor Camat Nanga Mahap pada Rabu (17/03/2021).

Baca juga: Dua Pekan, Tenggat Waktu Penertiban PETI di Nanga Mahap

Dalam aspirasinya masyarakat mengeluhkan adanya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang mencemari tiga sungai di Nanga Mahap, yakni Sungai Sekadau, Sungai Senaot dan Sungai Ketaman yang bermuara ke Sungai Mahap.

Selain melibatkan sejumlah personel kepolisian, patroli ini juga melibatkan pihak Koramil 1204-18 Nanga Mahap.

Baca juga: Datangi Kantor Camat, Warga Desak Penertiban PETI di Nanga Mahap

“Kami menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya di Kantor Kecamatan Nanga Mahap. Jadi hari ini sengaja kami laksanakan menepati janji dan menertibkan semua PETI. Tidak ada lagi aktivitas PETI yang dapat mencemari lingkungan,” kata IPDA Kuswiyanto melalui rekaman video yang diterima ruai.tv, Sabtu (03/04/2021).

Dalam patroli ini petugas masih menemukan warga yang melakukan aktivitas PETI menggunakan menis robin dan dompeng di wilayah Sungai Sekadau.

Baca juga: Kapolsek Nanga Mahap Ajak Masyarakat Bantu Tertibkan PETI

Namun ternyata, para pekerja itu sudah mengetahui akan adanya patroli gabungan dari Koramil dan Polsek Nanga Mahap. Sehingga petugas hanya mengamankan dan memusnahkan alat dengan cara dirusak dan dibakar.

Anggota Badan Permusyawaran Desa (BPD) Nanga Mahap, Herudin menjelaskan, berdasarkan pantauan pada hari Sabtu (03/04/2021) air sungai di wilayah Nanga Mahap masih terlihat keruh.

Baca juga: Air Sungai di Nanga Mahap Keruh, Diduga Tercemar Limbah PETI

“Kalau hari ini air Sungai Mahap masih banjir, kalau Sungai Sekadau dan Sungai Senaot masih gitu terus,” jelasnya saat di konfirmasi oleh redaksi ruai.tv.

Kepala Tim Tanggap Bencana (Tagana) Nanga Mahap, Agus, juga berkomentar senada. Ia mengatakan sungai di Nanga Mahap saat ini juga masih terpantau keruh, belum ada perubahan. (TS)