Pesan Paskah Uskup Agung Pontianak: Bangkit dari Kegelapan Menjadi Manusia Baru

Uskup Agung Pontianak, Agustinus Agus. Foto: courtesy YouTube Katedral Santo Yosef Pontianak.

PONTIANAK, RUAI.TV – Tidak ada sesuatu yang abadi dan sempurna di atas dunia ini. Dalam sekejap, bisa saja terjadi perubahan yang di luar kendali manusia.

Demikian petikan pesan Paskah yang disampaikan Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, Minggu (04/04/2021). Uskup Agung mempersembahkan misa Hari Raya Paskah mulai pukul 08.30 WIB dan disiarkan melalui streaming di channel YouTube Katedral Santo Yosef Pontianak.

Baca juga: Uskup Agung Pontianak Raih “Inspiring Profesional Award”

“Banyak orang mencoba mencari kebahagiaan dengan menghimpun kekayaan sebanyak- banyaknya, tapi tidak juga bahagia,” kata Uskup Agung Agustinus dalam kotbahnya.

Dia mengulas pengalaman Yesus Kristus, yang telah mengalami berbagai situasi dalam hidupnya. Merasakah kebahagiaan, disambut dengan sukacita ketika memasuki Yerusalem, dan justru orang-orang yang awalnya mengelu-elukan Dia, yang kemudian menyalibkan Dia.

Lihat juga: VIDEO: Rumah Retret Anjongan, Pesan Persaudaraan Lewat Corak Bangunan

Uskup Agung mengingatkan, kebahagiaan dan penderitaan menjadi bagian dari ritme kehidupan yang tidak bisa dibantah. Kenyataan ini memperkuat peringatan mengenai tidak ada sesuatu yang abadi di dunia yang fana ini.

“Bagi orang Katolik, makna Paskah adalah bangkit dari kegelapan, menjadi manusia baru. Tapi itu bukan tanpa perjuangan, harus dengan pengorbanan,” tutur Uskup Agustinus.

Baca juga: Hendak Dampingi Menag Jumpai Paus, Uskup Agus Terima Vaksin

Uskup secara khusus menyebut mengenai peristiwa kematian, yang bagi kebanyakan orang terasa menakutkan. Sementara peristiwa kematian itu pasti dialami setiap orang.

Uskup Agung mengingatkan umat Katolik, untuk senantiasa mempersiapkan diri dengan perbuatan baik dan mengamalkan ajaran Cinta Kasih, agar ketika saat kematian itu tiba, sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Dan pada saatnya, memperoleh karunia Kehidupan Kekal.

Baca juga: Misa Imlek, Ini Pesan Uskup Agung Pontianak

“Setiap orang pasti mengalami kematian. Tapi ingat, bukan mati konyol. Kita harus mempersiapkan diri agar bisa masuk surga. Bagi umat Katolik, sesuai ajaran Yesus, kasih terhadap sesama, peduli kepada orang lain, dan jangan menggantungkan diri hanya kepada harta duniawi,” kata Uskup Agustinus.

Meski demikian, Uskup Agung juga mengingatkan, karunia Tuhan yang diterima, harus dimanfaatkan dengan bijaksana. Di antaranya, talenta untuk senantiasa menjaga kesehatan, terutama di masa pandemi akibat Covid-19.

Lihat juga: VIDEO: Pernyataan Uskup Agung Pontianak Terkait Bom di Gereja Katedral Makassar

“Penentuan kematian ada di tangan Tuhan, bukan di tangan kita sendiri. Maka kita harus jaga kesehatan. Pandemi ini jangan disepelekan. Kita semua diberi talenta, untuk membuat hidup menjadi sehat,” ujar Uskup Agustinus. (SVE)