Pulang Jenguk Pukat, Nelayan Ini Temukan Jenazah Tergantung di Pohon Albasia

Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa gantung diri seorang pria di Desa Tempurukan, Kabupaten Ketapang. Foto: IST/ruai.tv

KETAPANG, RUAI.TV – Bambang Utomo, seorang nelayan di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, baru saja selesai menjeluk pukatnya, Kamis (06/05/2021). Jarum jam menunjukkan pukul 08.30 WIB.

Dalam perjalanan kembali ke rumah, Bambang melintasi sebuah lahan kosong. Letaknya di wilayah RT 01 RW 01 Desa Tempurukan. Tiba-tiba saja, pandangannya menangkap sebuah sosok tergantung di pohon albasia.

Baca juga: Warga dan Pekerja PETI Adu Jotos di Sungai Menterap

Sosok yang tergantung tali itu, masih mengenakan baju kaus hitam di tubuhnya. Tangan kanannya terjuntai ke bawah, sementara tangan kirinya dalam posisi seperti memenang leher.

Di kaki kanannya masih terpasang sepatu boot yang biasa dikenakan pekerja. Sementara di kaki kirinya, sepatu boot sudah terlepas, menyisakan kaus kaki berwarna merah dengan les putih.

Baca juga: Setelah Lebaran, Kalbar Waspadai Delapan Klaster Baru