Arsip

Debat Publik terakhir Pilgub Kalbar aman dan lancar

Advertisement

PONTIANAK-Debat publik ketiga atau terakhir antar calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar tahun 2018 sudah selesai dilaksanakan di Hotel Aston Pontianak, Kamis sore (21/6/18).

Debat yang diikuti tiga pasangan calon yaitu Milton Crosby-Boyman Harun nomor urut 1, Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot nomor urut 2, dan Sutarmidji-Ria Norsan nomor urut 3 ini berlangsung seru, karena selain memaparkan visi, misi, dan program kerjanya, para pasangan calon juga saling bertanya untuk penajaman visi, misi, dan program kerja, terkait upaya apa yang akan dilakukan untuk memajukan Kalbar ke depan, terlebih saat ini Kalbar masih dihadapkan pada sejumlah persoalan kerusakan infrastruktur jalan, jembatan, persoalan kemiskinan, pengangguran dan masih banyak persoalan lainnya yang menjadi PR pemimpin Kalbar ke depan.

Tema debat publik kali ini yaitu politik, hukum, pemerintahan yang baik, dan kualitas pertumbuhan ekonomi daerah.

Advertisement

Dalam debat ini pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1 Milton Crosby-Boyman Harun mengatakan, jika terpilih menjadi pemimpin Kalbar ke depan, maka konsep pertama yang harus dilakukan adalah bekerjasama dengan berbagai komponen untuk memekarkan provinsi Kalbar menjadi dua provinsi sehingga rentang kendali tidak menjadi panjang dan lebar untuk membangun Kalbar. Kemudian pasangan ini juga menegaskan, bahwa mereka adalah pasangan nasionalis, sehingga akan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur yang memberikan kesejukan bagi seluruh Kalimantan Barat, tanpa membeda-bedakan status sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2, Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot berterima kasih kepada masyarakat Kalimantan Barat, yang telah duduk berbincang terkait pembangunan di Kalimantan Barat. Menurut pasangan ini, mereka sangat merasakan penerimaan hangat yang diberikan masyarakat Kalbar selama masa kampanye ini. Dalam kesempatan ini, Karolin-Gidot juga meminta maaf jika selama masa kampanye yang akan berakhir 23 Juni 2018 ini ada hal-hal yang tidak berkenan. Pasangan ini juga mengatakan, hubungan suku dan agama di Kalbar hingga hari ini berjalan baik, karena itu mereka meminta izin untuk memberikan hati dan pikiran untuk melanjutkan pembangunan yang dinilai sudah berjalan baik selama ini.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Sutarmidji-Ria Norsan mengatakan, tata kelola pemerintahan yang baik dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas ditentukan oleh seorang pemimpin di suatu daerah. Karena itu, Kalbar perlu Gubernur dan Wakil Gubernur yang berintegritas, berpengalaman, jujur, bermoral, inovatif dan kreatif, dan hal-hal ini hanya ada di pasangan calon nomor urut 3. Untuk itu Sutarmdiji-Ria Norsan mengajak masyarakat Kalbar jika Kalbar ingin maju dan ada perubahan ke depan, maka pilihlah paslon nomor urut 3, Sutarmidji-Ria Norsan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar periode 2018-2023.

Debat ini berlangsung aman dan lancar hingga selesai.

Masa kampanye Pilkada serentak di Kalbar akan berakhir 23 Juni 2018, dan memasuki masa tenang mulai 24 hingga 26 Juni, sebelum akhirnya tiba di hari pemungutan suara Rabu, 27 Juni 2018. (Red)

Advertisement