263 Anak di Sanggau Positif COVID-19

263 Anak di Sanggau Positif COVID-19
Nakes di Kabupaten Sanggau sedang melayani pasien. Anak terpapar Corona cukup tinggi di daerah ini. Foto: DOK/ruai.tv

Baca juga: Gubernur Minta Megamall Pontianak Tutup Jam 5

Anak Terpapar Corona, Ini Tugas Orangtua

Dia berharap, para orangtua tetap menjaga anaknya masing-masing. Terutama mengajarkan cara menerapkan protokol kesehatan. Juga, tidak mengizinkan anak-anak beraktivitas di luar rumah, jika tidak ada keperluan mendesak.

“Orangtua juga harus mengajarkan anak untuk menghindari kerumunan. Sebab anak-anak menjadi kelompok paling rentan tertular,” tegas Sitepu.

Saat ini, kasus aktif COVID-19 di Sanggau sebanyak 32 orang, menurut data per 9 Juli 2021. Satu di antaranya menjalani isolasi karantina di fasilitas pemerintah di Sanggau Permai. Dan satu lagi isolasi perawatan di rumah sakit. Kemudian, 24 kasus aktif menjalani isolasi mandiri di daerah Sekayam, Balai Karangan.

“Kami masih menunggu hasil lab dari 472 sampel. Semogalah hasilnya cepat keluar. Supaya kalau ada yang positif, cepat bisa menindaklanjutinya,” ujar Sitepu.

Perkembangan COVID-19 di Kalbar, saat ini dua daerah menjadi zona merah atau risiko tinggi ketertularan. Kedua daerah ini adalah Kota Pontianak dan Kota Singkawang. Kedua kota sedang menerapkan PPKM Mikro secara ketat. Sebab, ada kecenderungan angka konfirmasi positif terus naik. Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji telah menerbitkan instruksi, khusus untuk unit usaha non esensial harus tutup pukul 17.00 WIB atau jam lima sore. (RED)