Arsip

Terbatas Fisik, Buyung Tekuni Kerajinan Tradisional

anyaman tradisonal
Buyung, pengrajin tradisional di Desa Dharma Bakti, Kecamatan Teriak, sedang menjalin rotan. Foto: DOK/ruai.tv
Advertisement

BENGKAYANG, RUAI.TV – Para pengrajin tradisional di Kabupaen Bengkayang sebetulnya masih eksis saat ini. Mereka terus menghasilkan berbagai produk kerajinan dengan bahan yang mereka dapatkan dari hutan.

Namun, seperti pengalaman para pengerajin anyaman tangan di Desa Dahrma Bakti, Kecamatan Teriak, bahan baku rotan sudah mulai sulit dia dapatkan. Saat ini, rotan semakin menjadi langka, sementara bahan ini menjadi keperluan utama produknya.

Baca juga: Pedagang Kecil di Sekadau Hilir Terima Bantuan Sembako

Advertisement

Bahan baku berupa rotan inilah yang menjadi sumber anyaman tradisional yang dia jalin. Akibat kesulitan mendapatkan rotan, kerap kali pesanan dari pembeli menjadi lambat mereka penuhi.

Buyung, satu di antara perempuan pengerajin anyaman tangan tradisional di Desa Dahrma Bakti, saat ini masih menjadikan produk itu sebagai sumber penghasilan keluarganya. Dia mengakui, produk kerajinan yang dia hasilnya, terbilang cukup menunjang ekonomi keluarga.

Baca juga: Ikan Asam Pedas untuk Delegasi 4 Negara di Pontianak

Dan memang, Buyung memiliki keterbatasan fisik sehingga tidak bisa mengerjakan pekerjaan berat lainnya. Dia menderita sakit pada bagian kaki selama bertahun tahun, dan kondisi ini membuat dia hanya mampu beraktivitas di rumah.

Buyung membuat aneka kerajinan tangan dengan bentuk yang cukup kretif. Namun, dia hanya membuat produk ini hanya sesuai pesanan pembeli.

Baca juga: 182 Medali Emas, Pontianak Juara Umum Porprov

Harga yang dia banderol untuk setiap produknya pun bervariasi. Terbilang tidak terlalu mahal. Seperti Seperti ayak beras dia jual Rp 60 ribu per buah. Sementara untuk jenis ragak penyimpan sayur dan pakaian tergantung ukuran, namun biasanya Rp 50 ribu per buah.

Buyung berharap ada bantuan dari pemerintah setempat untuk menyediakan bahan baku rotan. Terjaminnya bahan baku rotan, kata Buyung, akan membuat dia dan pengrajin lain terus bisa berkreatif dan menunjang pendapatan, sebagai bagian dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). (RED)

Tonton videonya di sini:

Advertisement