Harga Sayuran Mulai Turun, Ikan Laut Masih Mahal di Bengkayang

harga ikan laut
Pedagang ikan di sebuah pasar di Kabupaten Bengkayang. Foto: DOK/ruai.tv

BENGKAYANG, RUAI.TV – Harga berbagai kebutuhan pokok di pasar di Kabupaten Bengkayang mulai kembali ke harga normal. Setelah sebelumnya sempat naik pada saat Lebaran.

Tetapi jenis lauk pauk, terutama jenis ikan laut, rata-rata masih mahal. Lauk pauk ini masih dengan harga yang cukup tinggi. Kondisi ini terjadi sepekan setelah hari raya Idul Fitri.

Baca juga: 31 Desa di Sintang Kumpul Modal Rp 200 Juta, Ini Usahanya

Untuk harga kebutuhan pokok yang sudah normal, seperti beras yang saat ini berkisat Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogram. Juga bawang merah, yang saat Lebaran sempat naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 30 ribu.

Sedangkan telur ayam saat ini Rp 28 ribu per kilogram, yang sebelumnya sempat naik menjadi Rp 30 ribu. Untuk jenis lauk-pauk, memang masih bertahan di harga sebelumnya yang rata-rata naik. Terutama jenis ikan laut seperti tongkol dan tenggiri.

Baca juga: Rp 8 Miliar, Biaya Pembangunan Gereja Katolik Bunut

Harga Ikan Laut

Seorang pedagang ikan, Deka, menyebut, tingginya harga ikan laut itu karena kurangnya persediaan. Sebab nelayan belum kembali melaut setelah sepekan Lebaran ini.

“Kalau untuk ikan lumayan mahal. Karena susah barang sih. Ikan-ikan itu setelah lebaran kan pada susah cari ikan. Otomatis harga pun naik,” ujar Deka, Rabu (18/05/2022).

Baca juga: Harga Sawit Periode I Mei 2022, Cek di Sini!

Saat ini harga ikan tongkol hitam mencapai Rp 45 ribu per kilogram. Sementara harga standar-nya, berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu.

Kemudian untuk jenis ikan tengiri, saat ini mencapai kisaran Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu pe kilogram. Sebelum kemaikan, rata-rata Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu.

Baca juga: Turis Bule Nikmati Ketupat Colet di Keraton Matan

Selain barang bahan pokok, barang lain yang mulai mengalami penurunan harga berupa sayur mayur. Saat lebaran, harga kangkung dan sawi per ikat sempat naik menjadi Rp 15 ribu. Saat ini, per ikatnya telah turun harga menjadi Rp 8 ribu. (RED)