31 Desa di Sintang Kumpul Modal Rp 200 Juta, Ini Usahanya

sewa alat berat
Peresmian Bumdesma di Sintang dan peluncuran alat berat. Foto: courtesy FB Prokopim Sintang/ruai.tv

SINTANG, RUAI.TV – Sebanyak 31 desa di wilayah Kecamatan Kayan Hulu, Kabupayen Sintang, membangun Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma). Sebenarnya, pendirian Bumdesma ini sudah mulai sejak 2022.

Melalui mekanisme yang cukup panjang, Bumdesma tersebut baru terealisasi pada 2022 ini. Mereka menamainya dengan Bumdesma Lesatari. Sebagai pemodal adalah 31 desa yang telah berjuang membentuk badan usaha tersebut.

Masing-masing desa melakukan penyertaan modal sebesar Rp 200 juta. Bumdesma ini menyelenggarakan unit usaha berupa penyewaan alat berat.

Baca juga: Harga Sawit Periode I Mei 2022, Cek di Sini!

Itu sebabnya, selain meresmikan Bumdesma tersebut, sekaligus peluncuran alat berat yang telah mereka miliki. Bupati Sintang, Jarot Winarno, melakukan peresmian itu pada Senin (16/05/2022) di di Desa Merahau Permai, Kecamatan Kayan Hulu.

Mantan Camat Kayan Hulu, Yelmanus, merupakan inisiator Bumdesma Lesatari. Saat ini, Yelmanus bertugas di Inspektorat Kabupaten Sintang.

Usaha penyewaan alat berat ini untuk mendukung penyelesaian pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Kayan Hulu. Adanya usaha ini, diharapkan memberi kontribusi agar wilayah tersebut tidak lagi terisolir.

Baca juga: Turis Bule Nikmati Ketupat Colet di Keraton Matan

Selain itu, ekonomi masyarakat bisa lebih menggeliar, dengan terbukanya akses dari dan ke dalam desa. Saat ini, Bumdes Lesatari telah memiliki satu unit alat berat jenis ekskavator. Selain itu, mereka telah memesan bulldozer yang kemungkinan akan tiba pada Juni mendatang.

Mereka masih mengusahakan pengadaan alat berat lainnya, tergantung kemampuan keuangan lembaga. (RED)