Rp 8 Miliar, Biaya Pembangunan Gereja Katolik Bunut

pembagunan gereja bunut
Uskup Sanggau Mgr Guilio Menccucini CP bersama para umat dan pejabat Kabupaten Sanggau meletakkan batu pertama Gereja Katolik Paroki Bunut. Foto: DOK/ruai.tv

SANGGAU, RUAI.TV – Pembangunan gedung Gereja Katolik Santa Maria Bunda Pengharapan, Paroki Bunut, Keuskupan Sanggau, telah dimulai. Peletakan batu pertama berlangsung pada Senin (16/05/2022).

Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr Guilio Menccucini CP memimpin Misa Kudus dan pemberkatan lokasi pembangunan. Sekaligus, seremoni peletakan batu pertama di tiang pancang utama secara bergiliran oleh Uskup Menccucini, Bupati Sanggau Paolus Hadi, serta Wakil Bupati Yohanes Ontot.

Baca juga: Bupati Sanggau Akan Datangi Pabrik Sawit, Cek Harga TBS

Termasuk para pastor, suster, dan tokoh Katolik dan tokoh masyarakat lainnya yang berkesempatan hadir. Lagu rohani mengiringi selama seremoni itu berlangsung. Beberapa anak muda tampil dalam busana khas Dayak, memeriahkan momen ini.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja Paroki Bunut, F. Iwan Karantika, mengatakan, seluruh biaya yang mereka perlukan untuk menyelesaikan pembangunan ini sekitar Rp 8 miliar lebih. Dan lamanya pembangunan sekitar dua tahun ke depan.

Baca juga: Ternak Sapi di Sanggau Diduga Mengidap PMK

“Pertimbangan panitia memulai pembagunnan, karena sudah terkumpul cukup dana. Begitu juga sudah ada persiapan teknisnya. Maka, pelaksana segera memulai pekerjaan konstruksi, seusuai gambar yang sudah seluruhnya dievaluasi,” papar Iwan Karantika.

Bupati Paolus Hadi mengingatkan agar umat Katolik di wilayah ini, untuk terus membangun semangat kekompakan. Dengan begitu, proses pembangunan bisa berjalan sesuai rencana, berkat soliditas dan jiwa gotong-royong.

Baca juga: Harga Sawit Periode I Mei 2022, Cek di Sini!

“Pemerintah kabupaten sangat mendukung pembangunan geedung Gereja ini, melalui alokasi dana hibah,” kata Paolus Hadi. (RED)