PONTIANAK, RUAI.TV – Direktur Bina Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kementerian Kebudayaan RI, Sjamsul Hadi, menegaskan pentingnya kehadiran masyarakat adat dalam menjaga pelestarian tradisi dan identitas bangsa Indonesia.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara yang di peringati setiap 17 Maret. Ia menyebut, peringatan tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang masyarakat adat dalam merawat warisan budaya.
“Peringatan ini merupakan pengingat kita bersama akan perjalanan panjang masyarakat adat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya sebagai cermin identitas dan jati diri bangsa Indonesia,” ujar Sjamsul Hadi.
Ia menekankan, masyarakat adat memegang peran strategis dalam pemajuan kebudayaan nasional. Menurutnya, mereka menjadi penjaga nilai-nilai luhur yang di wariskan secara turun-temurun dan tetap hidup hingga saat ini.
“Masyarakat adat berperan penting dalam pemajuan kebudayaan. Mereka adalah penjaga nilai-nilai luhur yang di wariskan dari generasi ke generasi,” tegasnya.
Sjamsul Hadi juga mengungkapkan, masyarakat adat menyimpan kekayaan budaya yang sangat besar, baik yang bersifat benda maupun tak benda. Kekayaan tersebut tercermin dalam kearifan lokal, pranata adat, serta tradisi yang masih terus di jalankan.
Di tengah arus modernisasi, lanjut dia, masyarakat adat tetap mampu menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan sesama, manusia dengan alam, serta dimensi spiritualitas. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan yang berkelanjutan.
“Tidak salah jika kita mengatakan bahwa masyarakat adat merupakan penjaga penting pelestarian tradisi dan identitas bangsa Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, Direktorat Bina Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat berkomitmen untuk terus mendukung pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan, sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak kebudayaan masyarakat adat.
Sjamsul Hadi mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperkuat penghargaan terhadap keberagaman budaya.
“Mari kita jadikan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara sebagai momentum untuk semakin menghargai keragaman dan menjaga kekayaan budaya bangsa,” pungkasnya.














Leave a Reply