Sungai Keruh Karena Limbah PETI, Ini Kata Camat Nanga Mahap

Sungai Keruh Karena Limbah PETI, Ini Kata Camat Nanga Mahap
Kondisi Sungai Sekadau keruh akibat limbah PETI. Foto: DOK/ruai.tv

SEKADAU, RUAI.TV – Kondisi air Sungai Sekadau masih terus keruh hingga saat ini akibat limbah Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Camat Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Acung Yulius, merekam sendiri kondisi sungai.

Melalui dua buah rekaman video, dia menunjukkan keruhnya Sungai Sekadau. Limbah PETI mencemari air sungai yang menjadi sumber air bersih warga.

Di beberapa bagian, ikut terekam ponton PETI dengan selang spiral, pipa paralon, dan mesin dompeng. Bahkan suara mesin dompeng ikut terekam dalam video Pak Camat. Dia merekam aktivitas pekerja PETI dari seberang sungai.

Baca juga: Walhi: Aparat Harus Tegas Tangani PETI

Camat Acung Yulius, Jumat (11/06/2021) mengatakan, aktivitas PETI masih cukup marak. Satu di antara titik aktivitas pekerja ada di wilayah Dusun Tajau Bunga, Desa Landau Kumpai.

Limbah PETI Cemari Sungai

Dusun ini berada di bantaran Sungai Sekadau. Meski tidak memiliki data rinci, dia menduga, ada sekitar sepuluh unit ponton yang bekerja saat ini. Akibatnya, limbah PETI mencemari sungai.

Secara kasat mata, kekerugan air Sungai Sekadau sangat nyata. Camat membuktikannya melalui rekaman video.

Baca juga: PETI di Landak, Ini Kata Kapolres Mengenai Orang yang Akan Ditangkap