Kasihan dengan Pembeli, Ibu Asal Landak Bertahan dengan Warung Nasi di Pontianak

Kasihan dengan Pembeli, Ibu Asal Landak Bertahan dengan Warung Nasi di Pontianak
Jinmoy di warung nasinya di Jl 28 Oktober, Pontianak Utara. Foto: Raytondi/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Jinmoy (62), perempuan asal Karangan, Kabupaten Landak, tampak melayani pembeli yang memesan nasi bungkus. Sesekali menanyakan keinginan pelanggan akan menu, kemudian menyendoknya dan mengemas dalam kertas nasi.

Dia sanggup bertahan dengan warung nasinya di Kota Pontianak, meski pandemi sedang melanda dan daya beli masyarakat menurun. Sejak 2017, Jinmoy telah membuka usaha itu di Jl 28 Oktober, Siantan Hulu, Pontianak Utara.

Baca juga: Gelar Pangan Murah di Kecamatan Pontianak Selatan

Uniknya, Jinmoy memasang harga relatif terjangkau untuk nasi yang dia jual. Misalkan, sebungkus nasi dengan telur mata sapi, rendang jengkol, daun singkong tumbuk, bakwan, sambal dan kuah rendang, hanya Rp 10 ribu.

Rata-rata, harga Rp 10 ribu itu berlaku untuk kemasan nasi bungkus yang dia jual. Hanya sedikit berbeda jika ada permintaan lauk pauk lainnya.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2