Vanessa yang Jatuh Cinta pada Orangutan

Vanessa yang Jatuh Cinta pada Orangutan
Vanessa melakukan pengamatan satwa di hutan. Foto: IST/ruai.tv

KETAPANG, RUAI.TV – Aktivitas penyelamatan orangutan sebagai satwa endemik menarik andrenalinnya. Menjalani aktivitas yang dekat dengan isu-isu lingkungan hidup dan konservasi, menjadi impian Vanessa (24) sejak kecil. Bahkan, keinginan ini sudah tumbuh sejak dia menapak usia 14 tahun.

Gadis kelahiran Jakarta pada 1997 ini menemukan impian masa kecilnya di Bumi Kayong, julukan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Di tempat ini, dia magang selama tiga bulan di Yayasan Palung (YP), sebuah lembaga konservasi yang ada sejak 1999.

Baca juga: Orangutan Jinak “Berkunjung” ke Ladang Warga di Sintang

“Ketertarikan saya pada dunia hewan bermula dari kebiasaan keluarga saya mengadopsi kucing liar. Memberi perawatan kepada burung yang sakit. Atau sekadar memberi makanan kepada kucing liar yang kami temukan di tempat umum,” kata Vanessa.

Vanessa berasal dari Kota Cibubur, dan menghabiskan masa kecilnya di Bekasi. Di usia remajanya itu, Vanessa menyaksikan seorang tokoh berkebangsaan Prancis menjadi narasumber di program televisi “Kick Andy”. Tokoh itu bernama Aùrelien Francis Brule, dengan nama panggilan Chanee.

Baca juga: Hari Orangutan Sedunia, Mengapa?

Dalam tayangan itu, Chanee, mengisahkan pengalamannya hingga tiba di Indonesia. Membangun lembaga swadaya dengan orientasi penyelamaan hewan jenis owa. Juga mengarah pada gerakan penyelamatan lahan untuk habitat para satwa.

Vanessa sempat kuliah di Yogyakarya, namun tidak selesai. Justru setelah itu, dia menerima kesempatan mengikuti pertukaran budaya di Jerman. Dia tinggal selama 16 bulan di sebuah kota kecil bernama Diez, Rheinland-Pfalz.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2