Guru dan Siswa di Pontianak yang Positif Covid-19 Masih Jalani Isolasi

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson. Foto: Margius/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Sejumlah guru SMA dan siswa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang terkonfirmasi positif Covid-10, masih menjalani isolasi. Sebelumnya, mereka telah menjalani kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Pemerintah menghentikan sekolah tatap muka setelah satu pekan, karena ada guru dan siswa di sejumlah sekolah dinyatakan positif Covid-19 melalui test swab.

Baca juga: Satgas Covid-19 Pontianak Awasi Sekolah Percontohan

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson, Kamis (04/03/2021) mengatakan, kebijakan menghentikan kegiatan belajar tatap muka disertai tindakan isolasi terhadap guru dan siswa yang terpapar.

“Pembelajaran tatap muka untuk sementara dihentikan, agar tidak terjadi cluster baru di sekolah,” kata Harisson.

Baca juga: Hampir 1.000 Guru di Ketapang Terima Vaksin Covid-19

Pemerintah menghentikan kegiatan belajar mengajar tatap muka di jenjang SMA di Kota Pontianak, setelah pekan lalu 17 guru dan 7 siswa dinyatakan terkonfirmasi Covid-18.

Di SMA Negeri 3, ada satu guru positif Covid-19. Di SMA Mujahidin, empat guru dan satu siswa. Di SMA Negeri 5, ada tiga guru dan satu siswa.

Kemudian di SMA Negeri 4 terdapat tiga guru, serta di SMA Muhammadiyah enam guru dan 5 siswa. (MAR)