Patih dan Penyanyi Ini Jadi Sekda di Ketapang

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo. Foto: IST/ruai.tv

Raja Hulu Aik di Kecamatan Hulu Sungai, Singa Bansa, menggelar acara adat Kisar Pesalin Patih Jaga Pati Desa Sembilan Domong Sepuluh melalui Ritual Adat Maruba, pada 25 hingga 27 Juli 2021.

Raja Singa Bansa mengangkat dia menempati posisi Patih, dengan gelar Raden Cendaga Pintu Bumi Jaga Banua Alexander Wilyo.

Di bidang seni, Alexander Wilyo merupakan penyanyi lagu berbahasa Dayak Kualan berjudul “Babilakng Ka Motih Onu”. Lagu ciptaan Thomas Tion Sution ini memenangi lomba lagu daerah tingkat Provinsi Kalimantan Barat, April 2021. Lagu ini telah tayang di RUAI Televisi melalui program Senandung Lagu Daerah (Slada).

Baca juga: Tradisi Jemur Padi Jelang Pernikahan di Desa Gema

Alexander Wilyo bersama istri dalam suatu momen sarapan bersama Uskup Ketapang Mgr Pius Riana Prabdi dan Vicaris Keuskupan, RD. L. Sutadi. Foto: IST/ruai.tv

Jabatan Sekda Definitif di Kabupaten Ketapang sempat mengalami kekosongan, Ketika Farhan yang berada di positi itu menjadi wakil bupati. Kepala Biro Hukum Provinsi Kalimantan Barat, Suherman, mengisi kekosongan ini sebagai Penjabat Sekda.

“Kabupaten Ketapang selain nyaman juga masyarakatnya sangat ramah,” ucap Suherman, ketika berpamitan setelah mengakhiri masa jabatannya pada 25 Agustus lalu.

Baca juga: Lomba Kecamatan Teladan di Ketapang, Ini Pemenangnya

Alexander Wilyo kelahiran 42 tahun lalu di Desa Balai Semandang, Kecamatan Simpang Hulu. Dia merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di Jatinangor.

Setelah beberapa tahun bekerja, melanjutkan ke pasca sarjana jurusan ekonomi pemerintahan di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. (AGU/SVE)