BNPB Sebut 2.828 Jiwa Terdampak Banjir di Kapuas Hulu

BNPB Sebut 2.828 Jiwa Terdampak Banjir di Kapuas Hulu
Warga Kecamatan Silat Hulu mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, Rabu (14/07/2021). Foto: DOK/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan 14 desa di enam kecamatan, terdampak banjir di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Genangan air memiliki tinggi muka air (TMA) antara 20 hingga 200 sentimeter sejak Selasa (13/07/2021). Dia menyampaikan hal ini melalui keterangan pers pada Kamis (15/07/2021) sore.

Rincian desa yang terdampak meliputi Desa Nanga Yen, Tepuai dan Sejahtera Mandiri di Kecamatan Hulu Gurung. Kemudian, Desa Landau Badai dan Landau Rantau di Kecamatan Silat Hulu. Serta, Desa Nang Betung, Landau Bunus, Nanga Jemah dan Riam Mengelai di Kecamatan Boyan Tanjung.

Baca juga: Banjir Hanyutkan Rumah Warga, Silat Hulu Siaga Satu

Juga, Desa Jajang di Kecamatan Pengkadan, Desa Riam Piang dan Semangut di Kecamatan Bunut Hulu. Termasuk, Desa Suka Maju serta Tangai Jaya di Kecamatan Mentebah.

Banjir di Kapuas Hulu, 588 Rumah Terendam

Mengutip laporan BPBD Kapuas Hulu per Kamis pukul 09.00 WIB, sebanyak 2.828 jiwa terdampak banjir. Saat ini tim lapangan masih terus melakukan proses pendataan.

(Baca selanjutnya dengan klik pages 2)