SUKADANA, RUAI.TV – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara memaknai peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat nilai ideologi dalam arah kebijakan dan kehidupan masyarakat. Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, memimpin upacara yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Selasa (2/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Romi Wijaya menyampaikan pesan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang menekankan pentingnya arah moral dalam pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa kemajuan tidak cukup hanya bertumpu pada ekonomi dan teknologi.
“Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan,” ujar Romi Wijaya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam setiap tindakan. Menurutnya, nilai Pancasila harus hadir dalam praktik kehidupan dan tidak berhenti sebagai simbol semata.
“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” katanya.
Romi Wijaya menegaskan bahwa pemerintah daerah memikul tanggung jawab besar dalam memastikan setiap kebijakan publik mengacu pada prinsip keadilan sosial. Ia menekankan pentingnya menghadirkan kebijakan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak warga hingga lapisan paling bawah, serta tidak membiarkan ada rakyat yang merasa tertinggal,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia mengajak masyarakat untuk menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak harmoni sosial.
“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan,” ujarnya.
Momentum Hari Lahir Pancasila juga menjadi ajakan untuk memperkuat komitmen kebangsaan. Romi Wijaya mendorong masyarakat agar menjadikan nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan sebagai dasar dalam setiap langkah pembangunan.
“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Selama darah Indonesia masih mengalir, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menempatkan peringatan ini sebagai pengingat bersama untuk menjaga arah pembangunan agar tetap berpijak pada ideologi bangsa.
Lihat Juga:















Leave a Reply