Media Malaysia Beritakan Krisis Oksigen di Kalimantan Barat

oksigen langka di Kalbar
Tangkapan layar dari laman The New Sarawak Tribune. Foto: Hanz E. Pramana/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Oksigen langka di Kalbar (Kalimantan Barat), membuat Gubernur Sutarmidji berkirim surat ke Otoritas Malaysia di Kuching, Sarawak. Surat itu menjajaki kemungkinan bantuan suplai, selain telah mengusahakan juga stok oksigen dari Batam di Provinsi Kepulauan Riau dan dari Jakarta.

Sejumlah media massa Malaysia memberitakan tentang oksigen langka di Kalbar. Berita-berita tersebut mengutip pernyataan Ketua Menteri Sarawak, Datuk Patinggi Abang Johari Tun Openg.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, telah melayangkan surat kepada pemerintah Sarawak, Malaysia, untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi perawatan pasien COVID-19 di provinsi itu.

Sebab, beberapa hari terakhir, sejumlah rumah sakit menyatakan kehabisan stok oksigen sehingga tidak bisa memberikan perawatan bagi pasien dengan keluhan berat. Berita-berita media Malaysia menyatakan, pemerintah Sarawak telah menerima surat Sutarmidji.

Baca juga: Kalimantan Barat Krisis Oksigen, Gubernur Cari Stok Hingga ke Negara Tetangga

“Pejabat Ketua Menteri telah menerima surat permohonan bantuan logistik daripada Gabenor Kalimantan Barat, Sutarmidji pada Rabu berkenaan perkara itu. Maka kita akan menghantarkan pasukan keselamatan sempadan kita untuk menguruskan penghantaran ini, dan proses ini sedang kita laksanakan,” tulis situs berita astroawani.com mengutip Ketua Menteri Sarawak.

Media berbahasa Inggris The New Sarawak Tribune, menulis hal yang sama. Mengutip Kantor Berita Bernama, media ini menulis di bawah judul Sarawak to send oxygen supply for Covid patients in Kalimantan.

(Baca selanjutnya dengan klik pages 2)