Kalimantan Barat Krisis Oksigen, Gubernur Cari Stok Hingga ke Negara Tetangga

krisis oksigen di Kalbar
Tabung oksigen kosong di sebuah agen di Kabupaten Sanggau. Foto: Bobirianto/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Informasi krisis oksigen di Kalbar (Kalimantan Barat) untuk keperluan perawatan pasien COVID-19, beredar di berbagai jaringan sosial media beberapa hari terakhir.

Di antaranya, beredar sebuah video yang yang menayangkan kebingungan sopir ambulan di Kota Pontianak, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, yang sedang membawa pasien. Sebab, rumah sakit menolak pasien itu dengan alasan kehabisan stok oksigen.

Selain itu, beredar pula beberapa tangkapan layar berisi pengumuman habisnya stok oksigen dari sejumlah rumah sakit di provinsi itu.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, segera bereaksi atas berbagai informasi ini. Melalui akun resmi miliknya di Facebook, dia meminta seluruh rumah sakit untuk tidak menolak pasien dengan alasan tidak ada oksigen dan obat-obatan.

Baca juga: 10 Poin Instruksi Gubernur Kalbar Terkait Corona, Berlaku Mulai 21 Juli 2021

“Bupati walikota sebagai ketua satgas daerah harus perhatikan betul. Saya tidak boleh intervensi karena itu wewenang mereka,” tulis Sutarmidji dalam unggahan pada Kamis (22/07/2021).

(Baca selanjutnya dengan klik pages 2)