Malam takbiran, Karolin sulut meriam karbit

PONTIANAK-Calon Gubernur Kalimantan Barat Nomor Urut 2, Karolin Margret Natasa, ikut menyaksikan dan mencoba menyulut meriam karbit di bantaran sungai Kapuas Kota Pontianak, pada malam takbiran Idul Fitri 1439 Hijiriah, Kamis malam 14 Juni 2018.

Jika sebagian masyarakat yang menyaksikan penyulutan meriam karbit cenderung takut mendengar suara dentuman yang menggelegar, tidak demikian halnya dengan Karolin, yang dengan tenang menyulut permainan tradisional khas masyarakat bantaran sungai Kapuas Kota Pontianak, setiap menyambut lebaran ini.

Foto: Karolin bersama warga

Selaku calon Gubernur Kalimantan Barat periode 2018-2023, Karolin mengajak masyarakat terutama para pemuda Kota Pontianak bersama pemerintah, terus melestarikan tradisi yang memiliki potensi menjadi objek wisata di Kalimantan Barat, jika dikembangkan dengan baik ini. “apa yang hari ini kita lakukan adalah bagian dari kebudayaan yang ada di Kota Pontianak, nah oleh karena itu pendiri bangsa kita selalu mengatakan kita harus berkepribadian dalam bidang budaya, saya sangat mendukung apapun yang berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan kepribadian kita di bidang budaya, sebagai bagian dari kekaayaan kita bersama untuk maju ke depan.” ungkap Karolin.

Karolin juga menegaskan, kebudayaan ini bukan untuk dipertentangkan atau diperbedakan atau bahkan menjadi bahan adu domba, melainkan sebagai bahan kekayaan agar kita lebih maju ke depan.

Foto: Karolin bersama warga

Kedatangan Karolin ke lokasi festival meriam karbit disambut hangat dan antusias oleh masyarakat bantaran sungai Kapuas, dan tidak lupa sesi foto bersama dengan masyarakat. (Red)