Harga Karet Naik, Daya Tampung Pengepul Meningkat 50 Persen

Harga Karet Naik, Daya Tampung Pengepul Meningkat 50 Persen
Seorang penoreh karet di Desa Lomba Karya, Kecamatan Ledo, melintasi jembatan gantung untuk mengangkut getah ke pengepul. Foto: DOK/ruai.tv

BENGKAYANG, RUAI.TVHarga karet naik di tingkat petani di Kabupaten Bengkayang, mendorong para penoreh getah terus berproduksi. Mereka menjual hasil torehan itu ke pengepul yang ada di sekitar desa.

Daya tampung pengepul pun turut meningkat. Besarnya mencapai 50 persen, dibandingkan kondisi sebelumnya.

Meningkatnya penjualan dari petani karet ke pengepul terjadi hampir setiap hari. Perubahan ini muncul sejak naiknya harga beli karet di tingkat petani.

Hengki merupakan satu di antara pengepul karet yang menerima penjualan getah dari para penoreh. Hengki membuka usahanya di Dusun Bentarat, Desa Lomba Karya, Kecamatan Ledo.

Di tempat pengepulan itu, Hengki menerima suplai karet dari para petani yang tersebar di sejumlah dusun dalam lingkup Desa Lomba Karya.

Baca juga: Harga Karet Naik di Bengkayang, Penoreh Makin Rajin