Harga Karet Naik di Bengkayang, Penoreh Makin Rajin

Harga Karet Naik di Bengkayang, Penoreh Makin Rajin
Jihos, petani karet di Desa Lomba Karya, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, bersiap menjual karetnya. Foto: DOK/ruai.tv

BENGKAYANG, RUAI.TV – Harga karet di sejumlah daerah di Kabupaten Bengkayang mulai merangkak naik. Tahun-tahun sebelumnya, harga karet sempat anjlok.

Namun pertengahan 2021 ini, para penyadap karet atau penoreh, mulai merasakan kenaikan harga kembali. Terutama warga yang tinggal di kawasan pedalaman, sangat merasakan adanya perubahan ini.

Para penoreh kini semakin rajin menyadap karetnya. Sebab, besarnya kenaikan harga menjadi motivasi bagi mereka.

Sebelumnya, harga jual bahan olah karet (bokar) yang mereka hasilnya, paling tinggi hamya Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu per kilogram. Kini, sudah naik dalam kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogram.

Para penoreh karet di Desa Lomba Karya, Kecamatan Ledo, semakin giat mengelola kebun karetnya. Sebagai respon atas perubahan harga yang memberi angin segar.

Tonton juga: Ritual Adat Mulang Ajat, Begini Bentuknya