22 Tahun Kabupaten Bengkayang, ASN Kenakan Busana Etnik

Seuasana perayaan 22 tahun Kabupaten Bengkayang. Foto: DOK/ruai.tv
Advertisement

BENGKAYANG, RUAI.TV – Pertambahan usia Kabupaten Bengkayang menjadi 22 tahun, ditandai dengan upacara dalam situasi sederhana, Selasa (27/04/2021). Para aparatur sipil negara (ASN) mengenakan busana bernuansa etnik, sesuai latar belakang budaya masing-masing.

Saat pemotongan kue ulang tahun, para pejabat mengelilingi meja kecil sambil menyanyi. Aneka busana yang dikenakan bernuansa etnik Dayak, Melayu, Jawa, dan sejumlah nuansa lain.

Baca juga: Masjid di Nanga Koman Terbakar Usai Salat Tarawih

Advertisement

Meski sudah menapak usia 22 tahun, Bupati Sebastianus Darwis mengakui, kabupaten ini masih memberikan fokus pada penataan birokrasi.

Peringatan hari jadi kabupaten telah ditetapkan setiap 27 April. Tahun ini, seluruh kegiatan harus ditiadakan karena masih dalam situasi pandemi.

Baca juga: Adat Ngudas Dayak Mayao, Ritual Pengusir Roh Jahat

Pemerintah hanya menggelar seremonial sederhana di halaman Kantor Bupati. Pihak-pihak yang bisa hadir, juga sangat dibatasi, untuk menghindari terjadinya kerumunan orang.

Bupati Darwis, mengatakan, peringatan hari jadi kabupaten merupakan momentum penting untuk membangun semangat dalam mewujudkan perbaikan di berbagai sektor.

Baca juga: Sekda Mulyadi Soroti ASN yang Terpasung Gadget

“Harus bekerja keras lagi, meningkatkan tata kelola pemerintahan, birokrasi. Meningkatkan infrastruktur dasar maupun infrastruktur pertanian perkebunan, perikanan, maupun pariwisata,” kata Darwis.

Dia berharap seluruh lapisan masyarakat tetap bersama-sama membantu pemerintah meningkatkan pembangunan, agar kesejahteraan bersama bisa tercapai.

Baca juga: 6-17 Mei Bandara Ketapang Tiadakan Penerbangan

“Termasuk memberikan saran dan kritikan, sehingga bisa berperan dalam pembangunan daerah,” ujar Darwis. (RED)

Advertisement