JAWA BARAT, RUAI.TV – Jurnalis masyarakat adat (JMA), Agus Vet, menyerahkan cinderamata khas Papua kepada Ruai Televisi sebagai simbol persahabatan sekaligus harapan besar bagi publikasi isu masyarakat adat.
Ia memberikan kenang-kenangan itu kepada Kepala Departemen Program Ruai Televisi, Albert Dedi, usai Rapat Kerja Nasional I Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara di Lembur Nusantara, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 1 Mei 2026.
Agus Vet yang berasal dari Papua Barat menyampaikan harapan agar Ruai Televisi memperkuat peran dalam menyuarakan persoalan masyarakat adat serta kekayaan alam Papua melalui siaran yang menjangkau publik luas.
Ia melihat Ruai Televisi memberi ruang besar terhadap isu masyarakat adat sehingga membuka peluang bagi jurnalis masyarakat adat untuk menyampaikan realitas yang selama ini belum banyak tersorot.
“Ini tanda persahabatan. Kami berharap Ruai TV membantu kami di Papua menyuarakan suara masyarakat adat yang selama ini belum terdengar oleh pemangku kepentingan,” kata Vet.
Ia menjelaskan keterbatasan akses informasi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Papua. Kondisi jaringan digital yang belum merata membuat masyarakat adat menghadapi hambatan dalam mengakses informasi sekaligus menyebarluaskan kondisi di wilayah adat mereka.
Situasi ini berdampak pada minimnya pemberitaan di media arus utama terkait kehidupan, persoalan, serta potensi yang ada di Papua.
Agus Vet juga menekankan pentingnya publikasi yang masif dan berbasis fakta untuk mendorong perhatian publik terhadap masyarakat adat.
Ia menyebut upaya tersebut dapat memberi dorongan terhadap percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat sebagai payung hukum bagi masyarakat adat dalam menghadapi berbagai persoalan.
Melalui kerja sama dengan Ruai Televisi, ia memastikan jurnalis masyarakat adat akan terus mengangkat berbagai peristiwa di komunitas adat di Papua Barat.
Selain persoalan sosial, ia juga mendorong publikasi adat, budaya, dan potensi sumber daya alam serta manfaatnya bagi kehidupan masyarakat adat.
Upaya ini bertujuan agar publik memahami alasan masyarakat adat menjaga dan mempertahankan wilayah adat mereka secara utuh.
Lihat Juga:















Leave a Reply