PONTIANAK, RUAI.TV – Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak menggelar aksi bertajuk “Lima Tuntutan Satu Tujuan” di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Senin (2/3/2026) pukul 14.00 WIB. Aksi ini menjadi bentuk protes terhadap kebijakan MBG yang dinilai mengorbankan sektor pendidikan.
Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Mereka menolak pemangkasan anggaran pendidikan untuk membiayai program MBG dan meminta pemerintah menghentikan sementara program tersebut selama bulan Ramadan guna dilakukan evaluasi menyeluruh.
Selain itu, massa aksi mendesak pemerintah mengembalikan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan nasional. Mahasiswa juga menuntut realisasi janji politik untuk meningkatkan kesejahteraan guru serta mendorong segera dilakukannya reformasi Polri.
Sejumlah spanduk yang dibawa peserta aksi memuat pesan tegas, di antaranya “Pendidikan dan Kesehatan Bukan Tumbal Kebijakan” dan “Sejahterakan Guru, Tegakkan Reformasi Polri.”
Mahasiswa menegaskan aksi ini merupakan upaya mengingatkan pemerintah agar setiap kebijakan berpihak pada kepentingan rakyat dan masa depan generasi bangsa. Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD Kalimantan Barat terkait tuntutan tersebut.















Leave a Reply