KETAPANG, RUAI.TV – Polisi mencari seorang pria berinisial JS, terduga pelaku dalam kasus pembunuhan yang menewaskan seorang warga Desa Nanga Kelampai, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 9 September 2026. Polsek Tumbang Titi bersama Babinsa Tumbang Titi menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 21.30 WIB terkait dugaan tindak pidana pembunuhan di Desa Kelampai.
Korban, GAS (37), warga Dusun Kayu Lakak, Desa Nanga Kelampai, Kecamatan Tumbang Titi, berprofesi sebagai nelayan.
Berdasarkan informasi yang diterima petugas, rangkaian kejadian bermula sekitar pukul 20.10 WIB. Salah seorang karyawan korban, Ardian, baru pulang membeli kue dan mendengar adu mulut antara korban dengan JS.
Sekitar pukul 20.15 WIB, Ardian merasa takut dan memilih menjauh dari lokasi. Ia kemudian melanjutkan pekerjaannya.
Sekitar pukul 20.30 WIB, tiga karyawan korban melihat ke arah lokasi untuk memastikan situasi. Namun, JS disebut mengancam mereka menggunakan senjata tajam. Ia juga mengancam akan membunuh siapa saja yang berani mendekat.
Tiga karyawan tersebut kemudian melarikan diri karena merasa terancam. Tak lama kemudian, ketiga karyawan mendengar suara jeritan ibu korban yang baru tiba di lokasi. Mereka lalu mencari JS yang sudah meninggalkan lokasi.
Petugas medis bersama anggota Polsek Tumbang Titi dan Babinsa Koramil 09/Tumbang Titi kemudian membawa jenazah korban menggunakan ambulans menuju Puskesmas Tumbang Titi. Laporan mencatat proses tersebut berlangsung sekitar pukul 23.25 WIB.
Laporan selanjutnya mencatat jenazah tiba di Puskesmas Tumbang Titi pada pukul 12.10 WIB. Tim medis kemudian melakukan visum.
Polsek Tumbang Titi masih melakukan pencarian terhadap JS. Petugas juga membawa jenazah ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan medis.
Selanjutnya, penanganan perkara dan proses hukum terhadap tersangka akan berlanjut pada Satreskrim Polres Ketapang.
Polisi juga merencanakan olah tempat kejadian perkara secara mendalam bersama Tim Inafis Polres Ketapang. Petugas akan meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi serta pihak keluarga korban.
Polisi juga masih menunggu hasil visum dari tim medis Puskesmas Tumbang Titi untuk melengkapi penanganan perkara. (RED)















Leave a Reply