Warga dan Pekerja PETI Adu Jotos, Polsek Sekadau Hulu Turun Tangan

Satu di antara pekerja PETI, saat dibawa ke Mapolsek Sekadau Hulu, Selasa (04/05/2021) lalu. Foto: DOK/ruai.tv

SEKADAU, RUAI.TV – Insiden adu jotos warga dengan pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Sungai Menterap, kini ditangani oleh Polsek Sekadau Hulu. Ada empat orang, satu di antaranya pemilik lahan, digiring warga ke Mapolsek Sekadau Hulu.

Kapolsek Sekadau Hulu, Ipda Sudarsono, dikonfirmasi ruai.tv, Jumat (07/05/2021) sore, memaparkan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sekadau Hulu bersama Kepala Desa Nanga Biaban, Boti dan Meragun, telah memfasilitasi mediasi antara pihak yang bertikai.

Baca juga: Riuh-Rendah Reaksi Warganet Soal PETI

Insiden itu terjadi pada Selasa (04/05/2021), saat sekelompok warga mendatangi lokasi PETI di Sungai Menterap di wilayah Desa Nanga Biaban dan Desa Meragun. Kelompok warga keberatan dengan aktivitas tersebut, karena telah mencemari sungai yang selama ini menjadi sumber air mereka.

Pemilik lahan dan pekerja PETI melakukan aksi pengadangan. Adu fisik dan adu mulut tak terelakkan. Beberapa orang terlibat adu jotos dan pertengkaran.